SuaraJawaTengah.id - Penangkapan Sugeng Riyadi (34), warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah (Jateng) sempat mengejutkan warga. Sebab, selama ini Sugeng Riyadi dikenal sebagai pedagang perlengkapan busana.
Selama ini, Sugeng diketahui berjualan di pelataran Pasar Klithikan Notoharjo, Semanggi. Lokasi pasar tersebut tidak jauh dari rumah kontrakan Sugeng di RT 07/RW 05, Semanggi sekitar 500 meter.
Ketua RT 07/RW 05, Supardi (54) mengatakan, selama ini Sugeng berjualan perlengkapan busana di pasar Klithikan. Mulai dari sendal, celana, baju, peci dan juga yang lain.
"Dia tidak memiliki kios, berjualan hanya di pelataran saja. Setiap pagi sampai sekitar pukul 09.00 WIB," terang Supardi saat ditemui Suara.com di rumahnya, Senin (10/6/2019).
Selain berjualan berbagai perlengkapan busana, masih kata Supardi, Sugeng juga sering ikut membuat sablon. Biasanya Sugeng membantu nyablon di wilayah Mojolaban Sukoharjo.
"Kalau tidak sedang berjualan, Sugeng sering juga nyablon di Mojolaban," katanya.
Selama ini, Sugeng tinggal di rumah kontrakan di Semanggi RT 7 RW 5,Pasar Kliwon. Rumah kontrakan yang ditempati Sugeng berada di bibir Sungai Bengawan Solo.
Dia tinggal bersama sang istri dan juga dua orang anaknya. "Sebenarnya dia sudah mendapatkan program relokasi dari pemerintah, dan sudah pindah ke Mojolaban, Sukoharjo. Tapi karena bekerjanya di Semanggi jadi dia memilih mengontrak di Semanggi," ucap Supardi.
"Saat menjadi ketua RT dulu, tidak terlalu mengenal pemiliknya. Hanya kalau ada acara, pemilik gudang ini di mintai sumbangan. Setahu saya gudangnya ada tiga, di jalan Proklamasi juga ada," jelas Mulyadi.
Baca Juga: Kesaksian Ledakan Bom Bunuh Diri di Pos Lebaran Kartasura Sukoharjo
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
SR Warga Semanggi yang Ditangkap Densus Diduga Terlibat Bom Kartasura
-
Diduga Terlibat Terorisme, Seorang Warga Solo Dibekuk Densus 88
-
Pelaku Bom Bunuh Diri, Kapolda: Dia Berkomitmen Langsung dengan Al Baghdadi
-
Moeldoko Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Belum Terdeteksi Jaringan Teroris
-
Bomber Kartasura Rofik Asharudin Baiat Orangtuanya Ajak Ledakan Diri
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding
-
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi
-
Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo
-
Jelang HUT ke-131, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan dan Memajukan Negeri