SuaraJawaTengah.id - Hujan deras yang disertai angin kencang selama 15 menit di kawasan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas memporak porandakan daerah tersebut.
Dari pantauan di lokasi, kejadian tersebut menyebabkan arus lalu lintas macet karena robohnya baliho besar angin menerjang daerah tersebut. Tak hanya itu, empat baliho berukuran lebih kecil juga rusak berjajar dengan baliho besar.
"Tadi suaranya keras banget waktu baliho itu roboh. Untung saja tidak ada pengendara yang sedang melintas. Kalau ada mungkin bisa fatal karena baliho itu besar dan berat," kata Warga Desa Notog Agus yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, Kamis (14/11/2019).
Akibat kejadian tersebut jalur utama Kabupaten Banyumas menuju Cilacap dan sebaliknya sempat mengalami kemacetan sepanjang lima kilometer. Mobil dan sepeda motor diminta berhenti terlebih dahulu selama proses evakuasi yang dilakukan pengendara bersama kepolisian dengan alat bantu seadanya.
"Saya lagi di dalam rumah sewaktu kejadian tersebut. Ada angin besar lalu suara keras dari arah jalan. Ternyata ada baliho dengan ukuran 12 meter roboh dan melintang di jalan," kata Ahmad warga lainnya yang bermukim di belakang lokasi kejadian.
Selain menyebabkan baliho roboh, kejadian hujan disertai angin kencang juga merobohkan pohon berukuran besar dan melintang di jalur utama Kabupaten Banyumas menuju Cilacap di Desa/Kecamatan Patikraja.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
BMKG Minta Warga Surabaya Waspadai Angin Downburst di Musim Pancaroba
-
Pusat Pemerintahan Provinsi Banten Porak Poranda Diterjang Angin dan Hujan
-
Antisipasi Bencana Musim Hujan, Warga Jogja Diminta Waspadai Pohon Tumbang
-
BMKG: Awas Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan
-
Atap Stadion Arcamanik Bandung Rusak Diterjang Angin Kencang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin