SuaraJawaTengah.id - Wafatnya ibunda Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomihardjo, di usia 77 tahun menjadi kabar duka bagi masyarakat Indonesia. Sejumlah instansi serta pejabat seluruh Indonesia pun merasakan hal yang sama. Ucapan belasungkawa ditunjukkan dengan mengirim karangan bunga. Bahkan bahu Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, dipenuhi ucapan tersebut.
Salah seorang warga Kampung Sumber RT 4/RW 6, Sri Maharyani (35), menjelaskan, sejak pukul 04.00 WIB, pick up pembawa karangan bunga sudah memenuhi depan rumahnya.
"Mulai subuh tadi sekitar pukul 04.00 WIB, jalan di depan rumah saya [Jalan Letjen Suprapto] sudah ramai orang memasang karangan bunga. Malamnya [Rabu] juga ada yang memasang, tapi tidak sebanyak ini," kata Sri, ditemui SuaraJogja.id di kediamannya, Kamis (26/3/2020).
Pihaknya menjelaskan, saking banyaknya karangan bunga, toko kelontong miliknya harus ditutup terlebih dahulu.
"Sebenarnya sudah saya tegur jangan sampai menutup halaman toko, tapi memang sepanjang jalan penuh, akhirnya mereka menempatkan karangan bunga di depan toko saya. Mau tidak mau harus saya tutup dulu," jelas dia.
Pantauan SuaraJogja.id, dari selatan Jalan Letjen Suprapto hingga ke utara simpang lima APILL dipenuhi ucapan belasungkawa. Di depan Graha Saba Buana ratusan karangan bunga memenuhi badan jalan setempat.
Sejumlah aparat TNI-Polri berjaga-jaga di depan gang masuk rumah duka. Polisi juga membatasi akses pengendara yang akan masuk ke jalan Letjen Suprapto dari arah selatan ke utara.
Mulai dari Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, dan sejumlah instansi serta pejabat lain, mereka mengirimkan ucapan belasungkawa.
Tak hanya karangan bunga, sejumlah pejabat juga terlihat hadir ke Kota Bengawan. Sekitar pukul 08.10 WIB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat hadir ke rumah duka di Sumber, Banjarsari, Solo.
Baca Juga: Kabar Baik, 17 Pasien Terduga Corona di Riau Dinyatakan Negatif
Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi atau RS DKT Solo, Rabu (25/3/2020) pukul 16.45 WIB. Dalam konferensi pers yang digelar di rumah duka Jalan Pleret Raya nomor 9A, Sumber, Banjarsari, Solo, Jokowi mengatakan, ibunya sudah empat tahun menderita kanker. Staf Khusus Presiden Dini Shanti Purwono juga mengatakan, ibunda Jokowi sudah menderita sakit kanker tenggorokan sejak lama.
Berita Terkait
-
Di Tengah Wabah Corona, Jokowi Minta Warga Doakan Ibundanya dari Rumah
-
Usai Pemakaman Sang Ibunda, Jokowi Segera Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Ibunda Jokowi Meninggal karena Kanker Tenggorokan, Ketahui Faktor Risikonya
-
Ibunda Jokowi Dimakamkan Siang Ini, Ganjar Minta Warga Berdoa dari Rumah
-
Ustaz Yusuf Mansur Nangis Tak Bisa Melayat Ibunda Presiden Jokowi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR