SuaraJawaTengah.id - Hari pertama lebaran, warga Tasikmadu, Karanganyar, digegerkan dengan munculnya benda 'bersinar' di langit saat siang hari.
Diberitakan Solopos.com -- jaringan Suara.com, Minggu (24/5/2020), beredar video munculnya empat 'bintang' yang muncul pada siang hari atau bertepatan dengan hari pertama Idul Fitri 1441 H/2020.
Tak hanya dilihat warga Karanganyar, ternyata warga Sragen juga melihat titik putih yang mereka sebut sebagai bintang tersebut.
"Siji, loro, telu, papat. Sing etan telu [Satu, dua, tiga, empat. Yang timur ada tiga]," kata salah satu ibu-ibu dalam video yang diterima Solopos.com.
Kemunculan titik putih pada siang hari yang disebut-sebut sebagai bintang oleh warga ini berukuran sangat kecil.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti titik putih di siang hari ini disebut apakah bintang atau tidak.
Benda di langit adalah balon udara
Kekinian, benda di langit tersebut diduga adalah balon udara.
Balon udara berukuran besar terlihat jatuh dari udara di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Peristiwa tersebut terjadi pada hari ini, Minggu (24/5/2020) sekira pukul 17.37 WIB.
Baca Juga: Viral Video Wanita Menghina Tim Medis, 'Enggak Usah Banyak Gaya Kalian!'
Informasi tersebut disampaikan oleh anggota Ombudsman sekaligus pengamat penerbangan Alvin Lie.
Alvin Lie mengaku menyaksikan langsung peristiwa ketika balon udara tersebut jatuh dari udara di Bandara Ahmad Yani.
"Saya sedang di kawasan bandara ketika itu terjadi. Langsung saya potret dan rekam video. Kebetulan sedang bawa kamera," kata Alvin kepada SuaraJawaTengah.id, Minggu (24/5/2020).
Alvin mengatakan telah menyampaikan informasi terkait peristiwa jatuhnya balon udara raksasa itu kepada AirNav. Dia berharap nantinya AirNav bisa segera menerbitkan Notice to Airmen atau NOTAM.
"Balon udara raksasa sangat berbahaya bagi penerbangan. Selain ukurannya besar, mampu terbang hingga 40 ribu kaki dan jauh, namun tidak terkendali," ujar Alvin.
"Bayangkan bagimana jadinya jika balon yang jatuh di bandara tadi bersenggolan dengan pesawat yang sedang proses mendarat atau tinggal landas? Ratusan nyawa dalam pesawat yang jadi korban," tandasnya.
Berita Terkait
-
Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah