SuaraJawaTengah.id - Seorang sales promotion girl atau SPG yang bertugas di Solo Paragon Mall positif corona berdasarkan Rapid test atau tes cepat deteksi Covid-19. Hasil tesnya reaktif.
Perempuan itu sudah menjalani karantina mandiri sembari menunggu pengambilan atau swab spesimen lendir hidung dan tenggorokan untuk diuji secara polymerase chain reaction (PCR).
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan ada 30 sampel darah pengunjung, sales promosi, penjaga tenant, dan petugas kebersihan yang diambil untuk rapid test. Namun hanya satu yang hasilnya reaktif.
“Hanya satu, dia SPG,” kata Ning, sapaan akrabnya, melalui layanan perpesanan Whatsapp, Minggu (24/5/2020) pagi.
Ia menyebut, hasil rapid test di Solo Paragon Mall itu keluar pada Sabtu (23/5/2020) sore. Sedangkan pengambilan swab spesimen SPG yang reaktif bakal dilakukan pada Selasa (26/5/2020) mendatang.
Pengambilan spesimen berbarengan dengan dua pedagang dari Pasar Depok yang hasil uji cepatnya juga reaktif. Apabila dijumlahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) sudah mengambil 326 sampel darah untuk diuji cepat di 13 pasar dan pusat perbelanjaan modern.
Ke-13 lokasi itu yakni Pasar Rejosari, Pasar Depok, Pasar Nusukan, Pasar Klewer, Beteng Trade Center (BTC), Pusat Grosir Solo (PGS), Matahari Singosaren, Luwes Gading, Luwes Nusukan, Pasar Jongke, Pasar Sidodadi, Pasar Ayam Silir, dan Solo Paragon Mall.
Dari jumlah itu, hanya ada tiga yang spesimennya reaktif termasuk di Solo Paragon Mall. Meski hasilnya reaktif, ia menyebut belum tentu ketiganya terkonfirmasi positif Covid-19.
Hasil rapid test reaktif menunjukkan tubuhnya sudah mempunyai antibodi terhadap virus.
Baca Juga: Habis Sholat Idul Fitri, Belasan Jamaah Masjid di Cianjur Dites Corona
“Namun bukan hanya hanya virus Corona, bisa saja virus lain, mungkin terinfeksi virus lain,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah dari pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melanjutkan pengambilan spesimen untuk uji cepat atau rapid test Covid-19 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Sabtu (23/5/2020) siang.
Mal itu dipilih sebagai salah satu sampel pusat perbelanjaan modern di Solo. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan sasaran kali ini adalah pengunjung, sales promosi, penjaga tenant, dan petugas kebersihan sebanyak 30 orang.
"Nggak bisa semuanya ya, namanya juga sampling. Tapi dengan cara ini harapannya kami bisa menekan persebaran virus SARS CoV-2," kata dia, ditemui Solopos.com di sela-sela pelaksanaan rapid test di Solo Paragon Lifestyle Mall, Sabtu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak