SuaraJawaTengah.id - Penantang Gibran Rakabuming Raka muncul dari kalangan calon wali kota Solo independen. Mereka adalah Bagyo Wahyono - FX Supardjo. Mereke menyebut dirinya Bajo.
Mereka menantang Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa di Pilkada Solo 2020. Pasangan Bajo sedang mengumpulkan kekurangan jumlah dukungan untuk memenuhi angka 35.870 dukungan. Berdasarkan verfak KPU Solo pendukung Bajo yang memenuhi syarat hanya 28.629 suara.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto. Pasangan Bajo berjanji akan all out dalam pertarungan itu.
“Bajo siap menjawab semua kekhawatiran. Saat ini kami terus berjuang menyelesaikan tahapan-tahapan dari KPU. Semoga bisa lolos tahap verfak perbaikan dan pada September bisa mendaftarkan diri sebagai cawali-cawawali,” ujar dia.
Menurut Robert, pasangan Bajo siap mengukir sejarah di Pilkada Solo 2020 dengan lolos sebagai pasangan dari jalur perseorangan. Selama penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan di Solo belum pernah ada paslon perseorangan.
“Kami siap jadi mitra tanding PDIP. Sejarah baru akan menjadi dinamika politik elegan ketika independen dan parpol bersaing sportif di pilkada. Solo sebagai barometer nasional bisa jadi contoh demokrasi yang baik dan sehat,” kata dia.
Robert memohon doa restu seluruh masyarakat Solo agar Bajo bisa mengikuti Pilkada 2020 dan menjaga iklim demokrasi di Kota Bengawan. Jangan sampai hanya ada satu pasangan cawali-cawawali Solo di pilkada yakni dari PDIP.
“Sebagai parpol terbesar di Solo dengan 30 kursi dari 45 kursi DPRD, hampir bisa dipastikan hanya PDIP yang bisa mengusung cawali-cawawali. Dengan kondisi itu banyak kekhawatiran masyarakat demokrasi tak bisa berjalan baik,” urai dia.
Baca Juga: Ini Dia Penantang Anak Presiden, Gibran di Pilkada Solo, Dapat 28.629 Suara
Berita Terkait
-
Denny Indrayana Ragu Gibran akan Datang ke Persidangan Suket di PTUN: Saya Harap-harap Cemas
-
Hidup Mereka di 2 Tahun Prabowo - Gibran: Downgrade Kebutuhan Makan hingga Kuota Internet
-
Dari Kopdes hingga Dapur MBG, Keterlibatan TNI-Polri Dinilai Berisiko Bagi Warga Sipil
-
Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan
-
MBG hingga Rumah Subsidi, Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan yang Lebih Dekat dengan Rakyat
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti
-
Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun