SuaraJawaTengah.id - Penggerebekan terhadap terduga teroris kembali dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Dari informasi yang dihimpun, Densus 88 menangkap seseorang di sebuah rumah kontrakan di Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Kemudian pada hari yang sama pula, Densus 88 kembali menangkap warga Kudus di rumah kontrakannya di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.
Setelah itu, Densus melakukan penggeledahan terhadap rumah seorang warga Desa Bae, Kabupaten Kudus atas dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam jaringan teroris.
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma membenarkan adanya penggeledahan rumah warga di Desa Bae, Kecamatan Bae tersebut.
Anggota Polres Kudus yang ikut hadir dalam penggeledahan di rumah keluarganya MF (26), mengaku hanya sebatas mendampingi.
Informasinya, penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan keterlibatan MF (26) dengan jaringan terorisme yang tertangkap sebelumnya.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa komputer, telepon selular, dan buku.
Sementara, Ketua Rukun Warga 1 Desa Bae Bambang Gustri Warso ikut mendampingi Densus 88 menggeledah rumah MF, Rabu (30/9) pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Setelah dari Playen, Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Berbah
Penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan MF terlibat dalam jaringan terorisme yang dikabarkan ditangkap di Kabupaten Rembang pada hari Rabu (30/9/2020).
Barang yang disita dari rumah orang tua MF, kata dia, yakni buku, laptop rusak, serta telepon selular yang rusak.
"Informasi dari pihak Densus 88, barang bukti tersebut akan disita jika ada kaitannya dengan kasus. Sebaliknya, jika tidak ada kaitannya, akan dikembalikan," katanya seperti dilansir Antara di Kudus pada Kamis (1/10/2020).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito ketika dihubungi via telepon untuk dimintai konfirmasinya terkait penangkapan terduga teroris di Rembang hingga beberapa kali belum ada respons. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Selain Plt Bupati Sukoharjo, Empat Kepala Dinas Juga Diperiksa KPK, Siapa Saja?
-
Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan
-
Detik-detik Plt Bupati Sukoharjo Diperiksa KPK Setelah OTT Kasus Pemerasan