SuaraJawaTengah.id - Selain terkenal dengan bangunan Lawang Sewu, Kota Lama, serta makanan khas Lumpia, Semarang juga memiliki banyak mal atau pasar modern yang megah.
Salah satunya mal yang terletak di Jalan Pemuda No 118 Semarang bernama Paragon City Mall Semarang. Siapa sangka, pusat perbelanjaan bertema lifestyle and entertainment mall ini pernah menjadi bangunan yang menarik.
Dalam akun instagram @aslisemarang memperlihatkan unggahan dua slide foto yang memperlihatkan foto lawas Paragon (slide I) dan foto sekarang Paragon (slide II).
"Ini adalah bangunan GRIS (Gedung Rakyat Indonesia Semarang) (slide 1) yang dibangun pada masa Kolonial Belanda. GRIS, yang dulunya merupakan sebuah Sositet de Harmonie milik seorang Belanda, dibeli oleh masyarakat pribumi dengan membentuk panitia Fonds GRIS," tulis akun yang diikuti lebih dari 320 ribu pengguna instagram tersebut.
"Di masa keemasannya, GRIS selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan Wayang Orang Ngesti Pandowo. Selain digunakan untuk menimba ilmu tentang kesenian serta hiburan murah, GRIS juga digunakan untuk acara resepsi, perpustakaan rakyat, gedung bioskop, kampus sebuah akademi bahasa, dan sebagainya. Kini menjadi sebuah pusat perbelanjaan dan hotel (slide 2)," sambungnya.
Menanggapi unggahan tersebut, warganet meninggalkan komentar yang beragam. Salah satunya akun @antonavil1 mengungkpakan rasa takjubnya dengan perubahan yang terjadi.
"Ngeri....skrg berubah total..." Ungkap akun itu.
Selain itu, melihat foto itu warganet mengenang masa lalu saat dirinya sempat berkunjung atau sekadar melihat. Seperti pemilik akun @fandi_toplez, dia mengaku pernah menonton ketoprak di bangunan lawas Paragon.
"Ngelingi jaman jeh sd nnt ketoprak sing maen tonggo ku Lek Sar ( Alm)," tulisnya.
Baca Juga: Luna Maya Pamer Liburan di Jateng, Tujuannya Kota Lama Hingga Brown Canyon
Kemudian pemilik akun @adhiantowahyu69 juga mencoba meraba-raba dengan bertanya dalam komentar tersebut karena dirinya mengaku pernah menonton pada tahun 1988.
"Kalo gak salah halaman depan pernah jadi parkiran trus ada banyak orang jualan kuliner...seberangnya persis klo gak salah ada gedung bioskop gris ya? Taun 88 pernah nonton disitu," tanyanya.
Komentar lain juga turut meramaikan unggahan yang diposting sekitar Kamis (12/11/2020) pagi tersebut.
"Jebul Yo apik tenan arsitektur e. Kapan Ono sing mbangun koyok ngono meneh ya??" Tulis akun @yoiklah.
"Wow," ungkap akun @bellandina_ik
"rindu..." kata akun @james_kartojo disertai emotikon menangis.
Berita Terkait
-
Duh! Ada yang Meninggal Karena Covid-19, Kelurahan di Semarang Ditutup
-
Hendi Kenalkan Robot Pencuci Tangan, Suaranya Bikin Warganet Baper
-
Jalani Isolasi, Hendi Tak Bisa Ikuti Rangkaian Pilkada 2020
-
Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Positif Covid-19
-
Usai Libur Panjang, Enam Pegawai Kelurahan Manyaran Positif Covid-19
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran