SuaraJawaTengah.id - Pendakwah kondang sekaligus Pengasuh Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar merasa prihatin atas peristiwa penembakan enam orang yang dari laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 30, Senin (7/12/2020) dinihari.
Pria yang biasa disapa Aa Gym ini turut berduka cita atas meninggalnya ke enam pengawal Habib Rizieq itu. Selain itu, Aa Gym masih merasa resah dengan perbedaan informasi, baik dari kepolisian maupun dari FPI.
"Namun kita harus yakin bahwa Allah menyaksikan segala-galanya, sehingga kita sebagai umat yang sangat merindukan keadilan dan kebenaran harus ambil bagian di dalam untuk membantu agar semuanya menjadi terang benderang," katanya di dalam video yang diunggah di channel youtube Aagym Official.
Aa Gym pun terus menyeru kepada umat Islam untuk senantiasa berdoa agar kebeneran dibalik peristiwa yang memilukan ini segera terungkap.
"Kita minta tolong kepada Allah yang maha menyaksikan yang tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuannya, tidak ada satu pun yang lepas dari pengawasannya. Allah SWT Assyahid, maha menyaksikan segala sesuatu," lanjutnya.
Kemudian Aa Gym meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kerendahan hati dan kesungguhannya dalam beribadah agar Allah dengan kuasanya membukakan apa yang sedang tertutupi.
"Kita hanya merindukan hanya yang benar saja yang sampai kepada kita karena Allah kuasa membuka yang ditutupi oleh siapa pun," katanya.
"Allah kuasa menjelaskan apa pun yang remang-remang, tidak ada yang bisa menghalangi kalau Allah menghendaki sesuatu dan kita harus meyakini itu," tambahnya.
Ia menyakini bahwa seluruh masyarakat Indonesia ingin mengetahui fakta-fakta yang terjadi dibalik penembakan ke enam orang itu. Tanpa ada perbedaan informasi dari ke dua belah pihak.
Baca Juga: 6 Jenazah Laskar FPI Tertahan di RS Polri, Keluarga Penuh Cemas
"Yang kita harapkan hanyalah kebenaran, entah dari pihak manapun nanti akan nyata ditampakkan oleh Allah dan keadilan yang benar itu betul-betul Allah ditampakkan kebenarannya dan dibalas dengan sempurna," ucapnya.
Jika salah satu pihak ada yang berbuat keliru, Aa Gym pun mengingatkan untuk segera bertaubat selagi masih banyak waktu.
"Dan yang berbuat tidak benar, semoga ditampakkan oleh Allah perbuatan tidak benarnya, sehingga diberi kesempatan tobat, memperbaiki diri dan tidak terulang kembali," terangnya.
Tak hanya itu, Aa Gym pun menyampaikan azab dari Allah pasti akan datang untuk orang yang berbuat dzolim terhadap manusia.
"Kalau pun memilih tidak mau untuk tobat, Allah maha kuasa memberikan balasan yang setimpal. Mana yang baik, mana yang zolim, semoga oleh Allah ditampakkan," jelasnya.
Dirinya berharap kepada pihak berwenang secara syariat bisa memberikan penjelasan. Terutama dari pihak yang netral, sebab dalam Islam dibutuhkan pihak indenpenden dalam menegakkan keadilan ini sebaik-baiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan