SuaraJawaTengah.id - Saat ini sushi banyak digemari masyarakat Indonesia. Beragam macam toko baik kaki lima sampai bintang lima, biasa menjajakan makanan Jepang dan menyediakan menu tersebut.
Selain harganya yang terjangkau, sushi juga dinilai dapat mengenyangkan perut dengan mudah karena mengandung nasi. Namun, tahukah kamu ada fakta unik mengenai sushi?
Dikutip dari Backpackingman, berikut 6 fakta sushi yang mungkin belum kamu ketahui:
1. Gempa Bumi Jepang tahun 1923 mengubah sushi
Pada awalnya sushi merupakan makanan atau jajanan pinggir jalan biasa. Namun, setelah gempa bumi Jepang 1923, sushi mulai disajikan di restoran seperti saat ini. Sushi berubah menjadi makanan restoran karena harga sewa pertokoan menjadi lebih murah sehingga pedagang sushi dapat menyewa tempat dan menjual sushi di toko (restoran).
2. Tahun 1970 menjadi tahun lonjakan permintaan sushi
Pada 1970, terjadi perkembangan teknologi di Jepang. Kemajuan teknologi membuat pendingin dan sistem mengirim ikan yang segar berkembang, meningkatkan permintaan sushi. Toko yang menjual sushi mulai bermunculan hampir di seluruh Jepang. Selain itu, jaringan distributor juga membantu sushi berkembang ke seluruh dunia.
3. Sushi berasal dari Asia Tenggara
Meski sushi dikenal sebagai makanan yang berasal dari Jepang, tetapi dipercaya narezushi (salah satu jenis sushi) berawal dari Asia Tenggara. Makanan tersebut dinilai berasal dari wilayah Sungai Mekong yang mengalir hingga ke China lalu ke Jepang
4. Los Angeles adalah negara bagian AS yang pertama mengenal sushi
Los Angeles menjadi negara bagian AS pertama yang memperkenalkan sushi ke budaya makanan Amerika Serikat.
Penghargaan diberikan kepada lelaki bernama Noritoshi Kanai dan mitra bisnisnya yang membuka restoran sushi di Little Tokyo pada tahun 1966. Hal ini diyakini sebagai tempat pertama yang diketahui menawarkan sushi nigiri tradisional kepada orang Amerika.
5. Pasta hijau yang sering kita lihat bukan wasabi
Saat menyantap sushi pasti akan terdapat pasta hijau di pinggir piring. Namun, siapa sangka kalau itu bukan wasabi asli.
Baca Juga: Lisa Blackpink Kegirangan Nyicip Nasi Goreng dan 4 Berita Lifestyle Lainnya
Pasta hijau itu merupakan lobak, tepung jagung, tepung mustard, dan pewarna hijau yang dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki rasa yang mirip dengan wasabi asli. Wasabi asli harganya sangat mahal dan hanya disajikan pada restoran sushi kelas atas.
Dahulu wasabi juga digunakan sebagai pembunuh parasit pada ikan. Adanya perkembangan teknologi membuat wasabi dapat disajikan dan diperbolehkan untuk dimakan.
6. Awalnya sushi tidak menggunakan nasi
Awalnya nasi hanya digunakan untuk memfermentasi ikan. Hal Ini membantu dalam mencapai rasa umami dan ketika fermentasi selesai. Setelah fermentasi selesai nasi dibuang dan hanya ikan yang dikonsumsi. Berdasarkan fakta di atas, mana yang belum kamu ketahui?
Penulis: Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker