SuaraJawaTengah.id - Sejumlah kereta api atau KA mengalami keterlambatan akibat kecelakaan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah antara KA Brantas dengan mobil polisi pada Minggu (13/12) malam.
Manajer Humas PT KAI Daop VI Supriyanto mengatakan beberapa kereta api yang terganggu salah satunya KA Joglosemarkerto yang mengalami keterlambatan hingga 192 menit dan terpaksa terhenti di Stasiun Sumberlawang pada pukul 03.00 WIB.
"Selain itu ada KA Majapahit yang berhenti di Stasiun Kalioso, masuk stasiun pada pukul 03.16 WIB dan kembali melakukan perjalanan pada pukul 04.45 WIB," katanya melalui keterangan tertulis di Solo, Senin (14/12/2020).
Sementara itu, mengenai kecelakaan di perlintasan sebidang KA, dikatakannya, terjadi antara KA Brantas relasi Pasarsenen-Blitar dengan kendaraan roda empat yang merupakan mobil patroli polisi mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Ia mengatakan KA tertemper mobil di jaringan perlintasan langsung atau JPL 159 dalam kondisi tidak terjaga.
Kejadian tersebut terjadi pada pukul 22.45 WIB di petak jalan antara Stasiun Salem-Kalioso. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari masinis KA Brantas, pada pukul 22.46 WIB KA Brantas berhenti dan memeriksa kondisi serta melaporkan kejadian.
"Selanjutnya, pada pukul 02.23 WIB lokomotif dinas penolong menarik rangkaian KA menuju Stasiun Kalioso dan dilanjutkan proses evakuasi mobil. Selanjutnya KA berangkat kembali dari Stasiun Kalioso menuju Stasiun Solo Jebres dan mengalami keterlambatan 279 menit," ujarnya.
Mengenai kejadian tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di perlintasan sebidang KA, baik dijaga maupun tidak terjaga.
"Berhenti sejenak dan pastikan tidak ada KA yang akan melintas," katanya. Antara
Baca Juga: Mobil Patroli Ditabrak KA Brantas dari Pasar Senen, 2 Polisi Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50