Bunda Ossy pemburu hantu asal Semarang sebelah kanan yang memakai baju hitam (dok.istimewa)
Meski dia mempunyai aktifitas sebagai pemburu tempat-tempat horor, Bunda Ossy mempunyai hobi memasak. Ketika komunitas Semarangker mengadakan acara dia dan anggota lain yang membuat makanan.
"Saya di Semarangker kan jadi Kepala Divisi Srikandi. Nah saya dan anggota saya yang masak-masak kalau ada acara. Itu lebih irit. Apalagi saya juga hobby masak, "ungkapnya.
Meski Semarangker banyak dikenal publik sebagai organisasi horor, untuk devisi yang dipimpin Bunda Ossy juga mempunyai kegiatan lain seperti baksos, potong rambut gratis, facial gratis hingga menanam mangrove.
"Profesi kita kan beda-beda ya, selain menjelajah tempat horor kita juga membuat kegiatan yang bermanfaat buat warga sekitar," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah