SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Semarang memberi izin wisata, hotel dan restoran tetap buka ketika tahun baru 2020 meski angka Covid-19 di Kota Semarang belum mengalami penurunan.
Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, meski diberikan ijin untuk beroprasi pihaknya membatasi jam operasional dan aktifitas warga hingga pukul 23.00 WIB.
"Setelah pukul 23.00 WIB tak ada aktifitas lagi di tahun baru," jelasnya kepada suara.com, Selasa (22/12/2020).
Untuk memutus mata rantai Covid-19, selama malam tahun baru pihaknya akan berkeliling Kota Semarang untuk mencari tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
"Jika ada yang berkerumun akan kita bubarkan dan diberi hukuman push up 30 kali," katanya.
Meski diperbolehkan untuk beraktifitas seperti biasa ketika malam tahun baru, Fajar mengingatkan jika peraturan protokol kesehatan harus dipatuhi oleh masyarakatnya.
"Kita jaga sama-sama, kita patuhi protokol kesehatan biar mata rantai Covid-19 terputus," ucapnya.
Selain itu, ia berharap agar Ummat Kristiani yang akan melaksanakan peribadatan Natal juga diharapkan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah sebaran Covid-19 di Kota Semarang.
"Untuk saudara-saudara Ummat Kristen di Kota Semarang, saya minta agar bisa melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," imbuhnya.
Baca Juga: Pencari Rapid Test Antigen di Jogja Membludak, Pak Po Kewalahan Atur Parkir
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti
-
Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun