SuaraJawaTengah.id - Menertibkan pengendara lalu lintas di Indonesia bisa dibilang sangat susah. Masyarakat sering kali menerobos aturan walaupun membahayakan nyawa mereka sendiri.
Untuk mengantisipasi hal itu polisi tidur berikut ini sepertinya menarik jika diterapkan di Indonesia. Polisi tidur yang satu ini disebut-sebut berguna untuk menghalau para pengendara nakal yang suka melawan arah.
Dari akun Facebook Mahadhika, yang mengunggah potret polisi tidur yang antimainstream.
Bagaimana tidak, selain menangkal pengendara ugal-ugalan, polisi tidur ini berfungsi untuk memberi efek jera untuk pengendara yang melawan arah.
Tampak polisi tidur tersebut tidak terbuat dari aspal ataupun semen. Namun sebuah plastik yang cukup keras, dengan adanya gerigi-gerigi kecil di dalam.
Gerigi tersebut akan muncul saat tidak diinjak ban kendaraan. Ketika diinjak, gerigi tersebut akan masuk ke dalam polisi tidur.
Nah, jika pengendara yang melawan arah dipastikan tidak bisa melintas polisi tidur ini. Kok bisa?
Lihat saja, arah gerigi tersebut ternyata bisa membuat ban bocor. Tapi kalau melintas dari arah sebaliknya, justru aman.
Potret ini pun viral di media sosial dan mendapat tanggapan dari warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Viral Penampakan Polisi Tidur Unik, Canggih tapi Bisa Bikin Ban Bocor
"Hati-hati bang bnyak tukang lawan arah pada kesel ntar," tulis @Asep Sunarya.
"Wajib sebenernya memberi efek nya yg sukak lawan arah," cuit @Sunarto Ragil.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50