Menurut data LSI, elektabilitas Prabowo Subianto masih masih di atas, meningkat sedikit jadi 25,3 persen. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 14,7 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 13,1 persen.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menanggapi ihwal nama kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam tiga besar jajaran kandidat presiden. Dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), Ganjar hanya kalah dari Prabowo Subianto di urutan pertama.
Djarot mengatakan saat ini Ganjar masih berfokus membenahi Jawa Tengah dalam sisa masa periode kepemimpinannya. Djarot menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan sendiri yang berpotensial menjadi kandidat presiden bukan sebatas Ganjar, meski ia tidak menyebutkan siapa saja.
"Harus tahu, di PDIP ada banyak juga selain Pak Ganjar. Maka daripada itu kita akan tunjuk, tergantung dari Pak Ganjar juga bagaimana dia bisa meningkatkan elektabilitasnya dan teman-teman di PDIP, maupun dari luar kita juga bisa," kata Djarot dalam rilis survei LSI secara daring, Senin (22/2/2021).
Di sisi lain, kata Djarot, 2024 masih jauh. Sehingga PDI Perjuangan belum terlalu fokus untuk membahas Pilpres. Kandeti begitu bukan berarti peluang Ganjar tertutup.
"Artinya apa? Artinya 2024 masih terbuka bagi siapa pun juga. Ada yang mengatakan apakah Pak Ganjar, pasti tertutup peluangnya? Belum tentu juga. Jadi masih banyak," ujar Djarot.
"Biasanya, untuk penentuan capres itu tidak bisa dilakukan di awal-awal seperti ini. Tapi nanti pada waktu yang tepat, timing yang tepat, posisi yang baik itu baru disampaikan. Apalagi sekarang partai lagi fokus betul untuk menangani dampak dari pandemi ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin