SuaraJawaTengah.id - Sebanyak tiga orang mantan politikus Partai Solidaritas Indonesia dan satu orang mantan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Surabaya resmi bergabung ke Partai Nasional Demokrat.
"Dengan bergabungnya kader-kader baru ini, kami siap lebih memperkuat partai untuk bisa memenuhi target di Pemilu 2024," kata Ketua DPD Nasdem Kota Surabaya Robert Simangunsong di Surabaya, Senin (8/3/2021).
Menurut dia, target Nasdem Surabaya dalam pemilu 2024 yakni bisa meraih 10 kursi di DPRD Surabaya.
"Dengan bergabungnya tokoh-tokoh luar biasa ini kami yakin target itu bisa terpenuhi," ujar Robert.
Adapun tiga politikus PSI yakni Wakil Ketua PSI Jawa Timur Wendik Arifyanto, mantan Ketua DPD PSI Surabaya Puji Kurniawati dan mantan caleg Jatim dari PSI Gunawan. Sedangkan dari PDIP yakni mantan anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP serta mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya Anugrah Ariyadi.
Sementara itu, Anugrah Ariyadi mengatakan jika pilihannya bergabung dengan partai pemilik tiga kursi di DPRD Surabaya ini didasari beberapa pertimbangan, di antaranya ingin mempertahankan konstituennya dan juga prestasi Nasdem yang terus menanjak padahal banyak partai yang justru turun.
Anugrah yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya periode 2014-2019 ini pun mengatakan jika restu keluarga menjadi salah satu alasan lain.
"Tidak mungkin saya mengambil keputusan tanpa dengan restu keluarga," kata Anugrah.
Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tidak berani menjanjikan apa-apa di Partai Nasdem. "Tapi saya siap memberi kebanggaan untuk Partai Nasdem," katanya.
Baca Juga: Hasil Survei NSN: Jika Pemilu Digelar Saat Ini, PDIP dan PSI Kuasai Jakarta
Mantan caleg Jatim dari PSI Gunawan menilai Nasdem cukup bagus dalam menjaga kebinekaan di Indonesia.
"Saya juga didukung konstituen saya untuk berlabu di Nasdem," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan
-
Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut
-
Warga Miskin Jakarta Terancam Sulit Berobat, Aturan Baru Kependudukan Jadi Sorotan
-
Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
-
Pemilu 2029 Jadi Pertaruhan Dinasti Politik Jokowi? Ini Analisis Pengamat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama