SuaraJawaTengah.id - Kasus panganiayaan terjadi di Desa Argopeni, Kecamatan Kebumen. Enam orang warga menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri.
Dilansir dari Hestek.id, dari enam korban penganiayaan di Kebumen tersebut, 4 orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bacokan, satu orang meregang nyawa di lokasi akibat luka serius yang dialami.
Peristiwa nahas tersebut terjadi, Rabu (17/3/2021) petang sekira pukul 15.10 WIB. Keempat korban merupakan satu keluarga, sedangkan dua lainnya adalah tetangga yang berniat melerai pertikaan yang terjadi di Kabupaten Kebumen.
Hingga kini, aparat kepolisian dari Polsek Kebumen dan Polres Kebumen telah mengamankan pelaku dan barang bukti, serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.
“Pelaku tetangganya sendiri, jarak antara rumah korban dan pelaku sekitar 20 meter. Motifnya dendam antara pelaku dan korban,” kata Kapolsek Kebumen, AKP Sapto Tarjono.
Pelaku bernama Heri Setiawan (55), enam korbannya adalah Halimah (70) meninggal dunia di lokasi kejadian, Mahludin (42), Sri Lestari, Akbar (8), Yudi, dan Supri.
“Begitu ada informasi, pelaku langsung kita amankan dan dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin