SuaraJawaTengah.id - Nama Erick Thohir cukup mengagetkan saat pengumuman pemilik Persis Solo. Menteri BUMIN itu sebelumnya tak ada dalam jajaran calon pembeli saham PT Persis Solo Saestu (PSS).
Namun, rupanya mantan bos Inter Milan itu tidak hanya menjadi pemilik saham, tapi juga pengelola klub Persis Solo.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut klub Persis Solo itu bisa dikelola secara profesional. Yang menjadi kejutan, mantan Bos Inter Milan bergabung menanamkan sahamnya untuk mengelola Laskar Sambernyawa.
Dilansir dari Solopos.com, dalam acara perkenalan manajemen Persis Solo yang baru di Stadion Manahan, Sabtu (20/3/2021), sosok putra sulung Erick Thohir, Aga Thohir, tampil di panggung berdampingan dengan Kaesang Pangarep.
Dalam kesempatan tersebut Aga Thohir menyampaikan komitmennya membantu mengelola klub Persis Solo dengan baik. Dia pun berkomitmen membawa tim lokal menjadi juara nasional.
“Saya ingin bantu persiapkan industri olahraga di Indonesia, mulainya dari Solo. Bagaimana bisa bawa tim lokal jadi juara nasional,” terangnya.
Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan lantaran pria bernama lengkap Mahendra Agakhan Thohir itu ingin mengikuti jejak kakeknya yang merantau ke Solo saat SMA.
“Almarhum kakek saya, Mohammad Thohir bertualang merantau dari Lampung ke Solo saat SMEA. Saya ingin ikut jejak ayah dan kakek bantu industri olahraga maju,” tegasnya.
Kemunculan Aga Thohir dalam perkenalan manajemen baru Persis Solo menjadi salah satu kejutan. Walaupun sebenarnya Aga sering kali tampil bersama sang ayah. Dia bahkan sempat turun langsung dalam kampanye Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019 di Los Angeles Amerika Serikat.
Baca Juga: Resmi! Mantan Bos Inter Milan Pemilik Baru Persis Solo
Erick Thohir turut serta menjadi pemilik saham Laskar Sambernyawa. Menteri BUMN itu resmi menguasai 20% saham PT PSS. Eks pemilik Inter Milan itu sempat ingin mengakuisisi Persis pada 2019. Namun Erick yang saat itu juga bersama Kevin akhirnya gagal membeli Persis setelah PT Syahdhana Property Nusantara (SPN) memilik menjual 70% sahamnya di PT PSS pada Vijaya Fitriyasa.
Hasil di RUPSLB tersebut artinya menghapus kepemilikan saham mayoritas sebelumnya atas nama Vijaya yang mengelola Persis sejak 2019. PT Syahdhana Property Nusantara (SPN) juga resmi melepas sisa sahamnya di PT PSS sebesar 20%. Adapun 10% saham Persis Solo masih dimiliki para pendiri PT PSS dan 26 tim internal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat
-
Evaluasi MBG, Hentikan KDMP! Teriakan Mahasiswa Menggelegar di Tugu Muda Semarang
-
Dari Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Desa Lewat Semarak Merah Putih
-
Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
-
Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang