SuaraJawaTengah.id - Cantik, berbakat dan berprestasi itulah sosok yang menggambarkan Maudy Ayunda. Dibalik kesuksesan aktris berusia 26 tahun ini, memiliki rahasia dalam manajemen waktunya.
Sebagai publik figur yang sedang menempuh pendidikan S2 di Stanford University, tentu tidak mudah untuk membagi waktu antara pekerjaan dengan tugas kuliah Maudy Ayunda.
Belum lama ini, Maudy Ayunda melalui akun TikToknya membagikan tips manajemen waktu. Baginya pengelolaan waktu yang baik berdampak besar terhadap kesuksesannya.
Akun instgaram @campuspedia menggunggah ulang serta merangkum video TikTok Maudy Ayunda yang berisikan tips-tips manajemen waktu ala pelantun perahu kertas itu.
"Sosok Maudy Ayunda yang juga masuk dalam Forbes Under 30 kemarin berhasil menjadi sorotan. Dibalik rahasia Kak Maudy Ayunda yang pintar dan berprestasi, tentu Kak Maudy terus mengimprove kemampuan dirinya dan tetap produktif," tulis akun tersebut.
Dalam unggahan tersebut, @campuspedia menyebut cara manajemen waktu ala Maudy Ayunda dengan menggunakan time management matrix.
Adapun metode time management matrix ini membagi kegiatan dalam empat kategori. Pertama adalah penting dan mendesak. kedua, tidak penting dan mendesak. Ketiga, tidak mendesak dan tidak penting. keempat, tidak penting dan tidak mendesak. Berikut uraiannya dibawah ini:
1. Penting dan Mendesak
Berlaku untuk projeck yang skala besar yang memiliki deadline. Contohnya seperti krisis, tugas berdeadline, masalah yang harus diselesaikan.
Baca Juga: 5 Gaya Maudy Ayunda, Si Cantik yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2021
2. Tidak Penting dan Mendesak
Memantau kegiatan yang sudah terjadwal agar terlaksana. Contohnya seperti memeriksa email, melakukan telepon dan meeting (sudah dijadwalkan sebelumnya) untuk menimalisir gangguan.
3. Penting dan Tidak Mendesak
Kegiatan yang harus dilakukan dengan kondisional. Contohnya seperti hubungan dan networking, olahraga, personal growth dan long-term planning.
4. Tidak Penting dan tidak Mendesak
Kegiatan yang tidak menjadi prioritas sama sekali. Contohnya itu hal-hal yang membuang waktu dan aktif media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah