Sementara itu, penggunaan akupunktur sebagai cara berhenti merokok biasa diterapkan pada bagian telinga. Meski terapi alternatif ini belum terbukti efektif secara ilmiah, namun tidak ada salahnya mencobanya sesuai instruksi seorang terapis berlisensi.
Alihkan juga hasrat akan nikotin dengan berolahraga. Ketika ingin merokok, coba kenakan sepatu olahraga dan mulai jalan kaki, berlari, atau melakukan aktivitas fisik lain.
"Bergabung ke dalam klub kebugaran yang berisi orang-orang yang hidup sehat juga dapat banyak membantu."
Cara berhenti merokok dengan mengonsumsi pola makan sehat adalah hal yang tak kalah penting. Selama masih terbiasa merokok, beberapa orang merasa kurang berselara makan karena efek nikotin dan rokok terhadap indera perasa. Saat berhenti merokok, menjalani pola makan sehat bisa menjadi langkah untuk memberi nutrisi tubuh serta sebagai pengingat untuk menjalani gaya hidup sehat.
Lingkungan juga tak kalah penting. Bersihkan rumah dari aroma rokok dan segala hal yang dapat mendukung Anda merokok dalam jumlah banyak. Cuci pakaian, sprai, karpet, atau tirai yang mengandung aroma rokok. Gunakan pengharum ruangan untuk membantu menghilangkan bau asap rokok.
Sama halnya dengan dukungan dari orang terdekat. Beri tahu kerabat dan lingkaran pertemanan dekat bahwa Anda sedang dalam proses berhenti merokok. Dukungan orang lain dapat begitu berperan dalam membantu Anda berhenti merokok. Mereka yang akan mengingatkan dan membantu menjaga situasi menjadi lebih kondusif sehingga tujuan lebih mudah tercapai.
Pikirkan juga keuntungan dari berhenti merokok, yakni menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat risiko serangan jantung, stroke, dan kanker. Bau mulut tak sedap akibat rokok bisa dihindari, kulit akan lebih cerah dan bersih, orang-orang terdekat juga akan terhindar dari bahaya merokok secara pasif. Uang yang dihabiskan untuk rokok pun bisa dialihkan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat.
Bila masih belum bisa diatasi, Anda dapat menempuh langkah medis. Dokter dapat meresepkan obat-obatan yang dapat membantu mengurangi hasrat untuk merokok dengan cara memengaruhi proses kimia di otak. Obat ini juga membuat merokok menjadi tidak lagi memuaskan. Tersedia juga obat yang dapat membantu meredakan efek kecanduan nikotin, seperti depresi dan ketidakmampuan berkonsentrasi.
Dia mengingatkan, berulang kali gagal berhenti merokok adalah kondisi yang umum terjadi. Gagal sekali bukan berarti tidak mungkin berhasil lepas dari rokok karena banyak orang yang akhirnya baru dapat berhenti selamanya setelah mencoba beberapa kali.
Baca Juga: Duh, Dokter Ungkap Ada Lebih dari 400 Zat Berbahaya dalam Sebatang Rokok
"Jika berhenti seketika terasa sulit, mulailah perlahan-lahan. Sebagai langkah awal, Anda bisa mengurangi frekuensi dan jumlah rokok yang diisap per hari sebagai cara berhenti merokok. Tetapkan target mingguan hingga akhirnya benar-benar bisa terbebas dari efek rokok yang adiktif."
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal