SuaraJawaTengah.id - Angka kasus COVID-19 terhadap anak dilaporkan terus mengalami peningkatan. Penerapan protokol kesehatan wajib dipatuhi bersama.
Psikolog klinis anak dan remaja dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia (UI), Andini Sugeng mengatakan orang tua perlu menumbuhkan kesadaran kepada anak bahwa protokol kesehatan wajib dipatuhi dan menjadi bagian dari gaya hidup.
Orangtua juga bisa menerangkan konsep liburan gaya baru yang tidak harus berada di luar rumah, terutama pada masa libur sekolah seperti sekarang ini guna menekan lonjakan kasus COVID-19.
"Begitu juga menjaga jarak terutama konsep liburan yang disesuaikan tidak harus beramai-ramai, tetap di rumah, atau kalaupun terpaksa keluar rumah hindari kerumunan atau tempat ramai" ujar Andini dilansir dari ANTARA pada Jumat (25/6/2021).
Pandemi COVID-19 telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Menurut Andini, sudah semestinya anak-anak mengerti tentang protokol kesehatan dan juga pentingnya untuk selalu berada di rumah guna menghindari virus corona.
Sebagian besar keluarga sudah memiliki kesadaran akan risiko yang ditimbulkan dari berlibur di tengah pandemi, namun di sisi lain, kebutuhan akan liburan dan beristirahat dari segala rutinitas, tetap berusaha untuk dipenuhi.
Untuk itu, orang tua diharapkan tidak bosan untuk menerangkan kepada anak-anak tentang bahaya liburan di tengah kasus COVID-19 yang terus melonjak. Orang tua pun berperan untuk memodifikasi kegiatan libur di rumah agar anak tidak bosan.
"Kegiatan yang baru atau tidak biasa akan menjadi liburan dan hiburan juga bagi anak-anak. Ini perlu disesuaikan dengan usia anak ya, kebutuhan liburan anak usia TK-SD akan berbeda dengan anak usia remaja," kata Andini.
Sementara itu, guna membangun kesadaran penuh untuk menjaga kesehatan diri dalam keluarga, orangtua perlu memberikan contoh konkrit agar dapat ditiru oleh anak-anak.
Baca Juga: Gawat! Kasus Covid-19 Melonjak di Klaten, Seluruh Desa di Kecamatan Ngawen Zona Merah
"Hindari untuk malas bergerak dengan alasan liburan sekolah, terutama terkait kegiatan harian tentang kesehatan, kebersihan dan kemandirian sehari-hari, seperti bangun pagi, mandi, makan, olahraga," kata Andini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang