SuaraJawaTengah.id - Beredar video yang menampilkan seseorang sedang mengungkapkan bahwa virus corona telah ada sejak zaman dulu viral di media sosial.
Virus yang ditemukan pertama kali di Indonesia pada awal Maret 2020, ternyata sudah tertulis dalam buku paket pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Melalui unggahan video di akun instagram @infokejadiandemak, Sabtu (26/06/2021). Diketahui seorang pria yang diduga sebagai guru itu mengungkapkan temuannya tentang asal muasal virus corona.
Pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut lalu menunjukkan sebuah buku paket pembelajaran yang menyatakan virus corona telah ada sejak zaman dahulu.
"Corona virus ini sudah ada sejak zaman dahulu, coba lihat di buku paket pembelajaran IPA anak sekolah kelas delapan semester 2 yang diterbitkan pada tahun 2017," ucap pria tersebut.
Kemudian pria itu langsung membuka bab mengenai sistem pernapasan manusia. Secara mengejutkan pada bab ini sudah ada beberapa pembahasan penyakit yang diakibatkan oleh virus corona.
"Influenza, tonsilitis, faringtis adalah contoh penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh virus corona. Genjalanya pun sama seperti peradangan, batuk, sakit kepala, sakit pada bagian leher atau telinga," jelasnya.
Maka dari itu, pria ini berpesan agar pemberitaan mengenai virus corona jangan terlalu mencengkam. Karena menurutnya virus corona tidak terlalu berbahaya.
Sontak saja unggahan video tersebut, langsung jadi sorotan dan menuai kontroversi dari kalangan warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Senyum Bahagia 2 Anak Pemulung Diberi Balon, 'Mendahului Kita Rasakan Kerasnya Dunia'
"Mencekam korbane akeh, sedino siaran kok ping 6,7 trussss," ucap akun @geo_pranedya13.
"Emang kiet biyen wes ono pak viruse kwi cuman viruse kan bermutasi bapak guru," jelas akun @ariez013.
"Virus sars juga termasuk virus corona, malah sudah ada di tahun 2004, itu klasifikasi, namanya virus sudah ada sejak dulu, bedanya virus itu bermutasi, tolong kalau kasih informasinya jangan sepotong-sepotong, tanpa pemahaman yang jelas, menyesatkan itu," cetus akun @the_eternal_snow.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain