SuaraJawaTengah.id - PSSI dan PT LIB resmi mengumumkan kompetisi Liga 1 2021 akan digelar pada 20 Agustus mendatang. PSIS Semarang pun mulai mempersiapkan tim sebaik mungkin.
Pada latihan perdana usai libur PPKM, tim pelatih PSIS Semarang mencoba meningkatkan kondisi fisik pemain. Hal itu untuk mengambalikan kondisi fisik pemain usai libur panjang.
Imran Nahumarury yang memimpin latihan PSIS Semarang mengatakan bahwa pemainnya harus step-by-step melakukan adaptasi kondisi fisik setelah kemarin sempat libur selama satu bulan lebih karena adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.
“Di awal persiapan ini kami adaptasi kondisi terlebih dahulu. Namun mulainya tidak dari low, kita mulai dari medium karena sempat berlatih kan sebelum PPKM,” tutur Imran usai memimpin anak asuhnya berlatih di Stadion Citarum, Kota Semarang, Minggu (8/8/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG
-
Jelang Dieng Culture Festival 2026, Pengelola Homestay Diingatkan Jangan Naikkan Tarif Berlebihan
-
10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas