SuaraJawaTengah.id - Tim bola voli putra Jawa Barat menang tiga set langsung atas Jawa Tengah pada babak empat besar Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua di GOR Koya Koso, Kota Jayapura, Kamis (7/10/2021).
Laga perebutan tiket final itu diwarnai beberapa kali insiden mati lampu. Tim Jabar yang diarsiteki Agus Irawan itu menang dengan skor 25-23, 25-22 dan 25-17.
Pada set awal, kedua tim bermain ketat dengan kejar-mengejar angka sehingga bergantian memimpin dalam selisih tipis.
Jawa Barat yang dimotori Gunawan Saputra sempat menjauh 17-13, namun pelatih Jawa Tengah Mohammad Hajid meminta timeout untuk memberi waktu kepada pemain-pemainnya keluar dari tekanan.
Setelah itu Jawa Tengah mengejar sampai kedudukan 17-16, bahkan menyamakan 20-20. Dua kali spike keras Doni Haryono membuat Jawa Tengah unggul 22-20.
Tertinggal dua angka, pelatih Jawa Barat Agus Irawan meminta timeout guna memberi arahan. Spike keras pemain Jawa Barat Farhan Halim dan blok Gunawan Saputra membuat angka berubah 22-22.
Lalu imbang 23-23, dan Jawa Barat sempat set poin 24-23. Servis tajam Jasen Natanael menutup set awal dengan 25-23.
Pada set kedua, kedua tim kembali bermain sengit. Angka-angka yang didapat pun rata-rata dari spike-spike keras yang gagal dikembalikan.
Skor kembali seri 16-16. Jawa Barat baru unggul selisih dua angka saat kedudukan 18-16. Pelatih Jawa Tengah kemudian meminta time out dan setelah itu skor berubah 19-18.
Baca Juga: PON Papua: Tekuk Jateng, Tim Basket Putra Sulut ke Final Pertamanya Sepanjang Sejarah
Pada angka ini lampu padam sehingga permainan dihentikan usai wasit memanggil kapten kedua tim. Setelah hampir satu jam, lampu nyala dan permainan dilanjutkan.
Kembali kejar-mengejar angka terjadi. Tapi, Jawa Barat terlebih dahulu set poin usai servis Farhan Halim tak bisa dikembalikan Jawa Tengah. Spike keras Kurnia Sandy menutup set kedua dengan skor 25-22.
Pada set ketiga, Jawa Barat yang semakin percaya diri mendominasi pertandingan. Spike dan servis Farhan Halim membuat mereka unggul jauh sampai 10-4.
Saat skor 13-7, lampu kembali padam, tapi hanya beberapa detik kemudian menyala dan permainan urung dihentikan.
Lagi-lagi lampu padam saat kedudukan 17-9 untuk Jawa Barat. Lima menit berselang, lampu menyala dan permainan dilanjutkan. Jawa Barat melejit tak memberikan kesempatan Jawa Tengah eluar dari tekanan. Set ketiga diakhiri dengan skor 25-17.
Spike keras Dimas Saputra yang gagal dikembalikan Jawa Tengah membuat permainan berakhir untuk memastikan kemenangan tiga set Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
Jelang HUT ke-131, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan dan Memajukan Negeri
-
Hubungkan Investor Global dengan Indonesia, BRI Buka Peluang Bisnis bagi Korporasi dan UMKM
-
62 Pasangan Nikah Gratis di Jateng, Langsung Dapat Modal Usaha untuk Bangun Keluarga Sejahtera
-
Libatkan Ribuan Atlet, Porprov Jateng 2026 Jadi Angin Segar Bagi UMKM dan Perhotelan di 5 Daerah
-
BMKG Ingatkan Warga Cilacap Siaga Tsunami Kapan Pun, Gelombang Berpotensi 15 Meter