SuaraJawaTengah.id - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi membenarkan kabar Imran Nahumarury mengirimkan surat pengunduran diri.
Legenda hidup Persija Jakarta itu dalam beberapa hari terakhir dikabarkan meletakkan kursi asisten pelatih Laskar Mahesa Jenar.
“Iya benar, coach Imran kirim surat pengunduran diri bebeberapa hari lalu,” tutur Yoyok Sukawi saat dikonfirmasi di Semarang, dalam rilis yang diterima, Minggu (24/10/2021).
Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa pihak manajemen PSIS akan segera memanggil Imran Nahumarury ke Semarang untuk melakukan komunikasi terkait surat pengunduran diri yang diajukan Imran.
“Setelah ini kami panggil ke Semarang untuk melakukan komunikasi terkait hal itu. Seperti alasannya apa dan kenapa,” sambung Yoyok Sukawi.
Imran sendiri sejatinya sukses membawa PSIS Semarang tampil apik hingga bertahan di papan atas BRI Liga 1 2021/2022.
Namun, posisi sosok asal Maluku itu kembali jadi asisten pelatih seiring kedatangan Ian Andrew Gillan yang telah memimpin dua pertandingan sejauh ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School
-
Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi
-
Tuntaskan Masalah Klasik Pesisir, BPGMN Bidik Program Jambanisasi Warga Pantura
-
Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa