SuaraJawaTengah.id - Jajaran kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran tangki kilang Pertamina di Cilacap, Sabtu (13/11/2021) malam.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan dan menghindari spekulasi tentang hal tersebut.
"Masyarakat diminta bijak dan bersabar menunggu perkembangan penyelidikan hingga tuntas," kata Iqbal dikutip ANTARA, Rabu (17/11/2021).
Menurut dia, tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Jawa Tengah, dan Polres Cilacap masih berada di lapangan untuk melakukan identifikasi.
Sebanyak 13 saksi sudah dimintai keterangan dalam penyelidikan peristiwa tersebut, termasuk pimpinan petugas perekayasa kelistrikan di instalasi tersebut.
Ia menambahkan bahwa petugas juga telah mengambil sampel fluida sisa kebakaran di tangki penyimpanan BBM itu.
"Dengan seluruh bukti dan keterangan saksi itu, diharapkan bisa diperoleh hasil penyelidikan yang komprehensif dan bisa dipertanggungjawabkan," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran di Tangki 36 T-102 terjadi pada hari Sabtu (13/11/2021) pukul 19.10 WIB.
Kebakaran di tangki yang berisi komponen pertalite itu berhasil dipadamkan pada hari Minggu (14/11) pukul 07.45 WIB, dan dinyatakan aman pada pukul 09.15 WIB.
Baca Juga: Kilang Minyak Cilacap Terbakar, Pertamina Ungkap Stok BBM dan LPG Terkini
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding