SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terus melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Demi mendukung percepatan tersebut, para pejabat di lingkungan pemkot rela mengenakan seragam TK.
Aksi unik para pejabat itu dilakukan saat digelar vaksinasi anak 6-11 tahun dengan sasaran siswa PAUD dan TK di Alun-alun Kota Tegal, Jumat (14/1/2022). Puluhan pejabat yang terdiri dari kepala dinas, camat dan lurah kompak memakai seragam TK.
Mereka bersama-sama mendatangi lokasi vaksinasi dan mengundang perhatian para siswa PAUD, TK, guru, dan orang tua siswa. Mereka juga sesekali bertingkah layaknya siswa TK hingga menimbulkan kelucuan.
Selain dihibur para pejabat yang memakai seragam TK, vaksinasi siswa TK tersebut juga dimeriahkan dengan dongeng tentang protokol kesehatan, nyanyian, badut, dan kuis berhadiah.
Sementara itu Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang pada kesempatan vaksinasi anak sebelumnya mengenakan seragam SD, kali ini bertindak seolah menjadi guru.
Dedy Yon mengatakan, para pejabat sengaja mengenakan seragam TK untuk menghibur anak-anak yang sedang mengikuti vaksinasi.
"Ini agar para pejabat bisa berbaur dengan anak-anak dan menghibur mereka sehingga mereka mau divaksin dan tidak tegang. Kalau ada yang tidak mau divaksin atau tidak nangis, kita bisa maklumi karena anak-anak," ujarnya.
Menurut Dedy Yon, upaya percepatan terus dilakukan untuk menuntaskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.
“Selain siswa TK dan PUD, ini yang belum selesai siswa SD kelas 2, 4, dan 5 karena mereka sebelumnya baru mengikuti program imunisasi. Ada jeda waktu,” ujarnya.
Baca Juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Lampung Baru Mencapai 25,52 Persen
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Ismail Fahmi mengatakan, vaksinasi siswa PAUD dan TK tersebut menargetkan 1.347 siswa tervaksin dalam satu hari dari total sasaran sebanyak 2.436 siswa.
"Sampai hari ini untuk siswa PAUD dan TK yang sudah divaksin jumlahnya 1.048 siswa atau sudah mencapai 43 persen," ujarnya, Jumat (14/1/2022).
Adapun capaian secara kesuluruhan vaksinasi anak 6-11 tahun menurut Fahmi sebanyak 21.690 anak dari jumlah sasaran sebanyak 26.721 anak atau sudah mencapai 76 persen.
"Untuk sasaran siswa SD yang sudah divaksin 20.721 anak atau sudah mencapai 85 persen," ungkapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga