Jumlah kematian kumulatif di India yang mencapai 500.055 jiwa pada Jumat mencakup 1.072 kematian yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir, kata kementerian kesehatan federal.
Dari angka harian tersebut, 335 kematian dilaporkan dari Negara Bagian Kerala yang selama berminggu-minggu memperbarui data dengan angka kematian dari tahun lalu.
Kerala, yang berpenduduk kurang dari tiga persen dari populasi India yang mencapai 1,35 miliar jiwa, menyumbang hampir 11 persen dari total kematian nasional.
Di Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, pihak berwenang telah menerima lebih dari 100.000 klaim kompensasi kematian akibat COVID-19, yang 87.000 di antaranya telah disetujui, kata seorang pejabat senior pemerintah.
Jumlah klaim sebanyak itu hampir sepuluh kali lipat dari angka kematian resmi 10.545 orang di negara bagian tersebut, menurut data pemerintah.
"Belum ada laporan tentang data kematian COVID-19 yang lebih sedikit. Kebijakan pembayaran kompensasi sangat liberal sesuai arahan Mahkamah Agung, itulah sebabnya jumlah pemohon lebih banyak daripada angka kematian COVID-19," kata pejabat itu.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin