SuaraJawaTengah.id - Kompetisi BRI Liga 1 tak terasa sudah di akhir penghujung. Diketahui sampai pekan ke-33, klub yang berpeluang menjadi juara hanya Bali United dan Persib Bandung.
Klub kebanggaan Jawa Tengah, PSIS Semarang pada kompetisi Liga 1 tahun ini tak mampu berbicara banyak. Meski pada awal-awal mampu menjadi pemuncak klasemen.
Pada akhirnya, PSIS Semarang terlempar ke papan tengah dengan mengoleksi 42 poin dari 33 pertandingan yang dijalani.
Melihat statistik PSIS Semarang yang jauh dari harapan. Membuat para suporter Panser Biru mengultimatum skuat dan manajemen PSIS Semarang.
Melalui unggahan foto di akun instagram @kepareng_wareng, nampak beberapa perwakilan supoter PSIS Semarang bertemu dengan para pemain dan manajemen di Bali.
Rupanya para suporter meminta agar skuat PSIS Semarang mampu menyapu bersih laga yang tersisa di kompetisi BRI Liga 1 tahun ini.
"Semua sisa laga adalah final jangan main mata dan coba-coba karena ini soal kebanggaan," ucap keterangan tertulis akun tersebut.
Lantas akun ini menyampaikan beberapa poin tuntutan yang harus dilaksanakan di dengar skuat dan manajemen PSIS Semarang. Adapun tuntutan tersebut diantaranya sebagai berikut:
Pertama, mengucapakan terima kasih punggawa PSIS Semarang dan manajemen. Berkat kerja keras mereka, PSIS Semarang masih bertahan di Liga 1.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Cepat Wallace Costa Bawa PSIS Semarang Kalahkan PSS Sleman
Kedua, mendesak pemain dan manajemen untuk all out memaksimalkan laga sisa. Jangan ada main mata dan tolong menolong.
Ketiga, mendesak manajemen PSIS Semarang untuk lebih serius dan jeli membeli pemain di musim depan.
Keempat, saling menjaga kepercayaan antar anggota tim. Baik dijajaran pelatih maupun pemain.
Tambahan informasi, pada pertandingan melawan pekan ke-33. PSIS Semarang berhasil memetik kemenangan tipis, 1-0 atas PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (16/3/2022) malam.
Gol tunggal kemenangan tim Laskar Mahesa Jenar dicetak sang kapten, Wallace Costa saat laga baru berjalan dua menit memanfaatkan umpan Frendi Saputra.
Dengan hasil itu, skuad asuhan Dragan Djukanovic sukses naik ke posisi tujuh dengan 42 poin dan menggeser Persija Jakarta tepat di bawahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah