SuaraJawaTengah.id - Siapa yang tak kenal dengan alim ulama KH. Ahmad Bahauddin atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Baha.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Qur'an LP3IA tersebut mulai dikenal oleh masyarakat luas lewat kajiannya di media sosial yang mudah dipahami.
Selain itu, kajian-kajian Gus Baha juga tidak terlalu monoton. Ia sering kali membuat lelucon yang terkadang para jemaahnya terbahak-bahak.
Salah satu kajian Gus Baha yang sukses membuat jemaahnya terbahak-bahak, yakni ketika Gus Baha membahas soal kiai suka melakukan maksiat.
Melalui unggahan video di akun TikTok @al.ghifari27, Gus Baha secara terangan-terangan pernah menemukan ada seorang kiai yang kadang-kadang suka melakukan maksiat.
Padahal seperti kita ketahui tugas kiai maupun pendakwah itu untuk menyeru umat muslim terhindar dari maksiat yang bisa menyebabkan dosa.
"Makanya dulu itu terkenal ada guyonan, seorang kiai ditanya. Ini goyunan nyata. Pak kiai, katanya kiai itu suci, tapi kadang-kadang maksiat juga," kata Gus Baha.
"Kiai ini jawabannya ngawur sekali, justru itu yang boleh melakukan maksiat itu kiai. Kamu tidak boleh. Kenapa pak kiai, dia tau caranya bertaubat, kamu tidak tau hahahaha," sambung Gus Baha diiringi gelak tawa jemaahnya.
Rupanya candaan Gus Baha tersebut dimaksudkan untuk menyinggung para penegak hukum di Indonesia yang selama ini terkadang memberikan keputusan yang tidak adil.
Baca Juga: Agar Kembali Damai, Gus Baha Serukan Rusia dan Ukraina Saling Menyerang, Ini Maksudnya
"Jadi yang melanggar hukum itu kan yang pakar hukum. Tau ilmunya untuk melanggar, tetapi tidak bisa dipidanakan," pungkasnya.
Sontak saja kajian Gus Baha tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyebut jika kajian Gus Baha sedang menyindir pemerintah dan penegak hukum.
"Bener banget, guru ku pernah bilang, ngaji cung kalau kamu ngaji suatu saat kalau kamu maksiat kamu tau jalan tobat dan terbukti," kata akun @imrona**.
"Yang diceritakan Gus Baha itu gak jauh dari keadaan para hakim dan pembuat undang-undang di Indonesia sekarang," ujar akun @residentsofa**.
"Sama seperti wakil rakyat yg di senayan, mereka punya undang-undang imunitas yg di buat sendiri," celetuk akun @squad**.
"Sama halnya pemerintah, membuat undang-undang tapi di langgar sendiri," sahut akun @celiboy**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul
-
Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar
-
Tujuh SPPG di Kudus Diberhentikan Sementara, Data Penerima Manfaat Jadi Masalah
-
Copet Lintas Daerah Diduga Buru Kerumunan Jamaah Haul Solo, Dua Pria Dibekuk Polisi
-
BRI-KPK Siapkan Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026