SuaraJawaTengah.id - Rencana pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati menjadi perbincangan pengamat dan tokoh elite politik.
Pernikahan disebut-sebut menjadi langkah keluarga Presiden Jokowi untuk memperkuat dinastik politik. Isu menunda pemilu atau memperpanjang periode jabatan Presiden pun kembali berhembus.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka tidak mau menanggapi isu politik dinasti terkait pernikahan adik Presiden Jokowi, Idayati, dengan Ketua MK Anwar Usman.
"Halah, ora sah ditanggapi (tidak usah ditanggapi)," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Selasa (22/3/2022).
Disinggung mengenai perkenalan antara Idayati dengan Anwar Usman, ia juga enggan banyak menanggapi.
"Ya sudah dengar (awal perkenalan), anaknya yang cerita, sepupu saya Tio," katanya.
Meski demikian, dirinya tidak mengetahui siapa yang pertama kali mengenalkan pasangan tersebut.
"Nggak tahu, tanya bu Ida langsung, jangan saya," katanya.
Sementara itu, ia mengaku jika Idayati merupakan sosok bibi yang baik. Ia mengatakan terakhir ketemu dengan bibinya tersebut saat bertakziah paman Jokowi, Miyono.
Baca Juga: 6 Pernikahan Keluarga Pejabat Paling Fenomenal, Terbaru Adik Jokowi dan Ketua MK
"Terakhir ketemu sudah lama, pas Pak Miyono (meninggal dunia)," katanya.
Meski tidak mengetahui sejauh mana kesiapan rencana pernikahan Idayati dan Anwar Usman, ia mengaku siap jika ditugasi menjadi salah satu panitia penyelenggaraan pernikahan.
Sebelumnya, kepada wartawan Idayati mengatakan mulai kenal dengan Anwar pada bulan Oktober 2021.
"Bulan Oktober dikenalin teman," katanya.
Ia juga mengaku senang atas lamaran yang dilakukan oleh Anwar.
"Senang aja," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin