SuaraJawaTengah.id - Siapa yang tak mengenal nama pendakwah nyentrik KH. M Fuad Riyadi atau akrab disapa Gus Fuad Plered.
Pria kelahiran Yogyakarta tersebut berdakwah melalui musik dengan membentuk grup band. Diketahui Gus Fuad telah membuat grup band bernama Rofa. Aliran musik yang dipilih pun bergenre pop-rock.
Selain dikenal dengan cara dakwahnya yang nyentrik. Gus Fuad Plered juga dikenal memiliki kehidupan pribadi yang cukup menarik.
Pasalnya pendakwah berusia 52 tahun itu diketahui mempunyai empat istri yang sama-sama masih berusia muda.
Kekinian, beredar sebuah unggahan video di akun TikTok @gusfuadfanbase yang menayangkan seorang netizen bertanya kepada Gus Fuad Plered terkait alasannya berpoligami seorang wanita yang masih muda.
"Ini ada netizen yang tanya pak yai, pak yai kan poligami, istrinya empat. Tapi mengapa yang diperistri itu semuanya gadis, kenapa nggak seorang janda," kata seorang pria membacakan pertanyaan netizen.
Mendengar pertanyaan itu, Gus Fuad Plered sendiri sebenarnya heran mengapa ia diberi jodoh untuk berpoligami usianya masih gadis. Padahal dia berniat untuk menikahi para janda.
"Saya itu maunya ngawini janda, tapi takdirnya dikasih gadis. Iya gimana takdir yang enak mosok ditolak. Takdir yang nggak enak juga harus diterima kan," jawab Gus Fuad Plered.
"Tanya istrilah, yang nyarikan istri saya kan para istri-istri saya. Istri kedua saya yang nyarikan istri pertama saya. Istri ketiga saya yang nyarikan istri pertama dan kedua saya. Istri keempat saya yang nyarikan istri pertama, kedua, ketiga. Akhirnya ini istri pertama yang bertanggung jawab," sambungnya.
Baca Juga: Viral Istri Kawal Suami Poligami Sampai Bantu Urus Pernikahan, Publik Heboh: Ini Baru Idaman
Lalu istri pertama Gus Fuad Plered pun angkat bicara mengenai wanita-wanita pilihannya itu untuk berpoligami dengan suaminya.
"Dulu pak kiai disuruh berpoligami itu atas perintah guru saya. Terus pak yai tanya kepada saya, saya yang milih sendiri atau kamu yang memilihkan. Terus saya jawab, saya yang memilihkan supaya bisa cocok dengan saya," ujar istri pertama Gus Fuad Plered.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwasanya saat pencarian wanita yang dijodohkan untuk Gus Fuad Plered mengutamakan seorang janda terlebih dahulu. Akan tetapi, ditengah perjalanan suaminya ini malah mendapat jodoh seorang gadis.
"Saya pernah lamarkan janda ini, janda itu, ada yang nyai juga. Tapi semua jawabannya harus nunggu beberapa tahun dulu. Terus cari janda yang lain juga ada saja kendalanya,"
"Pada akhirnya istri kedua beliau dapatnya seorang gadis. Karena menurut saya gadis ini baik, terus cocok diajak berteman dengan saya dan bisa bekerja sama mengurus pesantren," paparnya.
Istri pertama Gus Fuad Plered pun tidak menyangka jika suaminya ini malah berjodoh dengan para wanita yang masih muda. Padahal ia selalu mengutamakan janda untuk dipoligami oleh suaminya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api