SuaraJawaTengah.id - Sebanyak enam kendaraan terlibat kecelakaan beruntung usai truk tronton alami rem blong, Selasa (19/4/2022) malam.
Kejadian tersebut berlokasi di jalur Nasional Banyumas - Secang tepatnya di jalur Banjarnegara - Wonosobo km 4 atau pertigaan Singamerta, Sigaluh, Banjarnegara sekitar pukul 18.00 WIB.
Lima kendaraan dari arah timur dan satu kendaraan dari arah barat. Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan truk tronton, truk sedang, mobil pickup, satu minibus, dan dua bus.
Saat di lokasi kejadian, Supir minibus, Afif mengatakan, saat insiden dirinya sedang berhenti di lampu merah.
Namun tiba-tiba minibus yang dikendarai nya ditabrak dari arah belakang dan mengalami kerusakan.
"Lagi lampu merah saya berhenti, nggak tau tiba-tiba ditabrak dari belakang, yang rusak bagian depan dan belakang mobil," ungkapnya kepada Suarajawatengah.id, Selasa (19/4/2022).
Beruntung saat kejadian, minibus yang dikendarai Afif dalam kondisi kosong tanpa penumpang. Ia baru akan berangkat ke Jakarta untuk menjemput penumpang.
"Nggak ada penumpang yang terluka, karena ini dari Wonosobo baru mau berangkat ke Jakarta," kata Afif yang merupakan sopir travel.
Sementara di lokasi yang sama, Kasat Lantas Polres Banjarnegara, AKP Erwin Chan Siregar menjelaskan, laka lantas melibatkan enam kendaraan tersebut.
Baca Juga: 3 Truk Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Natar, 2 Sopir Alami Luka Berat
Pihaknya menduga kecelakaan beruntun dipicu akibat rem blong yang dialami truk tronton. Sehingga truk tronton menabrak kendaraan lainnya yang berada di depannya.
"Kontur jalan menurun, kendaraan truk tronton mengaami rem blong, lepas kontrol sehingga mengenai kendaraan yang lain," ungkapnya.
Dalam insiden ini, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa, hanya korban luka dan trauma.
"Tidak ada korban jiwa, untuk dua orang sopir dan penumpang pickup sudah dibawa ke RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara untuk dilakukan penanganan, sementara lainnya mengalami trauma," jelasnya
Pasca kejadian, Satlantas dibantu masyarakat untuk melakukan pengamanan jalur yang sempat macet.
"Tidak ada korban jiwa, Satlantas dan masyakat melakukan pengamanan jalur dan mengatur lalu lintas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop