SuaraJawaTengah.id - Komitmen dalam memberantas knalpot brong atau knalpot tidak standar terus dilakukan jajaran Polres Temanggung.
Kali ini, sebanyak 416 knalpot tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) hasil sitaan Satlantas Polres Temanggung, dimusnahkan dengan cara dipotong.
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi mengatakan ratusan knalpot tidak sesuai standar ini disita dari pengendara sepeda motor dalam 4 bulan terakhir.
"Sosialisasi terkait larangan penggunaan knalpot tidak sesuai standar ini terus kami lakukan," kata Agus Puryadi dilansir dari ANTARA, Jumat (13/5/2022).
Ia mengatakan untuk sementara penegakan hukum terkait dengan penggunaan knalpot tidak standar masih pada restorative justice, artinya pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tersebut hanya disuruh mengganti knalpot kendaraannya dengan knalpot standar.
"Jadi pemilik kendaraan kami panggil untuk mengganti knalpot tersebut di Mapolres," ujar dia.
Namun, katanya, jika masih nekat menggunakan knalpot tidak sesuai standar lagi maka dilakukan penindakan sesuai dengan hukum.
"Sementara ini memang belum ditilang, hanya disuruh mengganti dengan knalpot standar saja. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan ditindak sesuai hukum," paparnya.
Menurut dia, penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak standar ini tidak hanya kepada pengguna sepeda motor saat aktivitas sehari-hari saja tapi juga akan dilakukan kepada masyarakat pada saat-saat tertentu seperti konvoi kendaraan.
Baca Juga: Britania Raya Siap Pasang Kamera Khusus untuk Menindak Kendaraan dengan Knalpot Brong
Ia menyampaikan penggunaan knalpot tidak standar ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, apalagi saat melintas di jalan-jalan desa dan gang-gang di kampung.
"Dengan menggunakan knalpot standar, wilayah Temanggung menjadi lebih teduh dan tidak bising, harus saling menghormati," tegas mantan Kasatreskrim Polresta Solo tersebut.
Berita Terkait
-
Lebih Dekat ke Masyarakat, Gebrakan AKBP Agus Puryadi Pimpin Polres Temanggung Luncurkan Program Lapor Pak Kapolres
-
Mantan Kasatreskrim Polresta Solo AKBP Agus Puryadi Jabat Kapolres Temanggung
-
The Best 5 Oto: Nismo Produksi Mobil Listrik Nissan, Britania Raya Jaring Knalpot Berisik, Persiapan Arus Balik Lebaran
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun