Tak hanya itu, ia kemudian membandingkan kinerja Ganjar Pranowo dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Trimedya menganggap, Puan lebih memiliki rekam jejak yang jelas baik di perpolitikan maupun dalam kepemimpinannya di beberapa jabatan.
Anggota Komisi III DPR ini menyebut sejumlah rekam jejak Puan mulai dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR ketika PDIP masih sebagai oposisi di era Presiden ke-6 SBY. Menurut Trimedya, saat itu Puan dinilai berhasil dalam mengorganisir anggota-anggota fraksi.
Tak hanya itu, kinerja Puan yang juga dianggap berhasil dalam mengordinasikan tujuh kementerian selama Puan menjabat Menko PMK. Terakhir ialah kinerja Puan yang saat ini menjabat Ketua DPR RI yang juga dinilai baik.
Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak membandingkan kinerja Ganjar dan Puan lantaran dianggap sebandingvatau tidak apple to apple.
"Tolong gambarkan track record Ganjar di DPR. Kemudian sebagai gubernur selesaikan Wadas itu, selesaikan rob itu, berapa jalan yang terbangun kemudian sekarang diramaikan kemiskinan di Jateng malah naik. Tolong masyarakat juga apple to apple memperbandingkan," ujar Trimedya.
Jokowi Isyaratkan Dukung Ganjar di Pilpres 2024
Sebelumnya, pada Sabtu (21/5/2022) lalu Jokowi hadir dalam Rakernas Projo V di Magelang, Jateng. Dalam acara yang turut dihadiri Ganjar Pranowo, Jokowi menyinggung soal dukungan politik terhadap calon presiden yang belakangan ini semakin hangat.
Dalam pidatonya, Jokowi meminta Projo untuk tidak tergesa-gesa. Meski figur calon presiden yang didukungnya berada di acara Rakernas V Projo.
"Yang berkaitan dengan politik karena kita harus fokus dengan persoalan tadi, urusan politik ojo kesusu. Jangan tergesa-gesa. Meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini," katanya seperti dikutip SuaraJawatengah.id.
Baca Juga: 5 Fakta Seputar Ganjar Dianggap 'Kemlinthi' Jadi Capres oleh Elite PDIP
Usai menyampaikan pernyataan tersebut, peserta Rakernas V Projo meneriakan 'Ganjar, Ganjar...' yang merujuk pada kehadiran Ganjar Pranowo dan hadir sebagai tamu undangan.
"Sudah dibilang jangan tergesa-gesa. Ojo kesusu. Ini mau tergesa-gesa ini kelihatannya," katanya.
Jokowi mengemukakan, dinamika politik Pilpres 2024 masih belum jelas. Pun partai politik belum ada kepastian menyebut calon yang akan dijagokan dalam Pilpres 2024. Meski begitu, ia memastikan bakal mendengar aspirasi relawan dalam memutuskan calon pengganti Presiden RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya