SuaraJawaTengah.id - Pengelola Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, menyiapkan lima tempat parkir untuk pesawat pengangkut jamaah haji pada musim haji tahun 2022/1443 Hijriah.
"Untuk penempatan pesawat terbang yang mengangkut haji, kami telah menyiapkan lima parking stand (tempat parkir), yaitu di parking stand 8, 10, 11A, 13A, dan 15," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Yani Ajat Hermawan dikutip dari ANTARA di Boyolali, Sabtu (4/6/2022).
Pengelola Bandara Adi Soemarmo telah menyiapkan petugas serta sarana dan prasarana pendukung operasional penerbangan haji.
Menurut Yani, pesawat yang digunakan untuk mengangkut jamaah haji tahun ini adalah pesawat Airbus A330-900 Neo dengan 367 tempat duduk.
Ia menjelaskan, penerbangan untuk pemberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi dilaksanakan mulai 4 Juni sampai 3 Juli 2022 dan penerbangan untuk pemulangan jamaah haji ke Tanah Air berlangsung mulai 15 Juli sampai 13 Agustus 2022.
"Jamaah calon haji kloter pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo pada Sabtu sekitar pukul 00.30 WIB. Jamaah kloter pertama berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6101," katanya.
Ia menambahkan, kelompok terbang pertama jamaah haji dari Embarkasi Solo yang diberangkatkan pada Sabtu dini hari terdiri atas 360 orang yang berasal dari Kabupaten Pati.
Jamaah dalam kelompok terbang dua Embarkasi Solo yang terdiri atas 352 orang asal Pati dan Jepara diberangkatkan menuju ke Madinah, Arab Saudi, pada pukul 05.55 WIB dari Bandara Adi Soemarmo.
Pada musim haji tahun ini, ada 15.477 calon haji dari 32 daerah yang terbagi dalam 43 kelompok terbang yang diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo.
Baca Juga: Sudah Menunggu 10 Tahun, Calon Jamaah Haji Kloter Pertama: Perasaannya Senang dan Sedih
Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, jamaah haji yang diberangkatkan dan dipulangkan melalui Bandara Adi Soemarmo berasal dari Pati, Jepara, Grobogan, Demak, Kudus, Rembang, Kendal, Magelang, Klaten, Sragen, Semarang, Sukoharjo,Tegal, Karanganyar, Cilacap, Banyumas, Brebes, Banjarnegara, Pekalongan, Batang, Boyolali, Salatiga, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Blora, Surakarta, Sleman, Bantul, Yogyakarta, Kulon Progo, dan Gunung Kidul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama