SuaraJawaTengah.id - Dalam sebuah Video Tiktok (VT) yang diunggah oleh akun tiktok @buddhazine, Kepala Wihara Mendhut Biksu Sri Pannyavaro Mahathera menanggapi rencana kenaikan tarif Candi Borobudur.
Ia mengingatkan tujuan pendirian Candi Borobudur pada jaman Syailendra dahulu bukanlah untuk pariwisata.
"Wong Borobudur itu didirikan dulu itu juga bukan untuk tempat wisata," tuturnya, dikutip pada Kamis (9/6/2022).
Lanjut ia pun menceritakan bahwasanya dahulu kala Raja kerajaan Syailendra bersama rakyatnya gotong royong selama dua generasi membangun Candi Borobudur penuh rasa bhakti dan iman yang kuat.
Lantas Ia menegaskan bahwa pada dasarnya Candi Borobudur itu tempat peribadatan, bukan tempat rekreasi.
"Itu bukan mendirikan bukan untuk tempat rekreasi, tempat wisata, bukan," tegasnya.
Kemudian Ia menjelaskan kelebihan Candi Borobudur dengan candi-candi yang ada di negara lain.
"Dan langgam Borobudur, ukirannya itu tidak sama dengan di India, di negara lain, mboten sami," ungkapnya.
"Mbok ya o, nilai keagamaannya itu ada," lanjutnya kembali menegaskan.
Baca Juga: Harga Tiket Mahal, Kader PDIP Khawatir Hanya Orang Kaya yang Bisa Masuk Borobudur
Sontak video itu pun mendapat ragam pendapat dari warganet melalui kolom komentar.
"Maturnuwun pencerahannya. Kemarin saya kurang setuju, sekarang saya mendukung. Demi kebaikan umat Budha, monggo. Kami yang non-Budha akan ikut saja," ujar akun @lo***.
"Candi Prambanan Juga Please!! Kami ummat hindu ingin tempat ibadah kami tetap sakral," ungkap akun @ad****.
"Awalnya kaget naik harga, terus pas dengar kayak gini jadi mikir, iya juga ya," kata akun @feb***.
"Nah, yang berhak-berhak ini harus speak up karena Borobudur itu tempat ibadah umat budha terbesar di dunia, jadi harus dijaga," ucap akun @yo***.
Lihat videonya bisa klik di SINI
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Transformasi BRI Buahkan Hasil, Kredit Commercial Melonjak Pesat di Tengah Persaingan
-
Ratusan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Kunjungi Semen Gresik Pabrik Rembang
-
BRI Blora Gandeng Imigrasi, Sinergi Dukung Layanan Perbankan yang Modern
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode
-
Prakiraan Cuaca di Semarang Senin Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan hingga Sedang