SuaraJawaTengah.id - Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jawa Tengah, Selasa (14/6/2022) meledakkan granat nanas yang ditemukan di rumah warga Kelurahan Jampirejo, Kabupaten Temanggung, sehari sebelumnya.
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi di Temanggung, mengatakan sehari sebelumnya warga Jampirejo atas nama Watini Megasari menemukan sebuah granat nanas dan sejumlah amunisi di dalam kotak besi di gudang rumahnya.
Pada hari itu, saksi mencari kucingnya yang lari ke arah gudang, namun pada saat masuk gudang menemukan malah benda berupa granat nanas dan amunisi yang berada di dalam kotak besi.
Kondisi benda temuan berupa granat diduga masih aktif dan pin juga masih terpasang, sedangkan untuk amunisi sebagian sudah berkarat.
"Menurut keterangan, kemungkinan benda tersebut milik almarhum kakek suami Watini yang dulu merupakan anggota TNI," kata Agus Puryadi dilansir dari ANTARA.
Atas temuan tersebut, mereka kemudian melapor ke Polres Temanggung dan hari ini polres mendatangkan tim Jihandak Brimob Polda Jateng untuk mengevakuasi dan memusnahkannya.
Disposal terhadap granat nanas berlangsung di persawahan Desa Guntur, Kecamatan Temanggung, sedangkan sejumlah temuan amunisi diamankan oleh petugas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
32 Tahun Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai, Warga Boyolali Akhirnya Merdeka Berkat Jembatan Garuda
-
Sapu dan Harapan: Cerita Penyandang Disabilitas di Balik Kebersihan Dapur MBG di Karanganyar
-
Dari Kebun ke Dapur, Petani Sayur Boyolali Temukan Harapan Baru Lewat MBG
-
Dari Sasak Rapuh ke Jembatan Kokoh Garuda, Akses Warga Pilangrejo Boyolali Kembali Lancar
-
Sarif Abdillah: Bank Daerah Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Jawa Tengah