SuaraJawaTengah.id - Warga di Dusun Lekok, Penawangan, Grobogan, digemparkan dengan penemuan mayat gantung diri di sebuah rumah kosong milik UPK Penawangan, Kamis (23/6/2022) petang.
Ironisnya, korban ditemukan seorang pemulung bernama Sulip tinggal tulang-belulang alias tengkorak.
Melansir Suarasemarang.id--jaringan Suara.com, Sulip saat itu sedang mencari barang bekas di sekitar tanah dan bangunan kosong milik UPK Penawangan.
Ketika dia masuk ke dalam bangunan kosong tersebut, melihat ada kerangka manuia di bawah kusen pintu kamar.
Di kusen tersebut juga terpasang tali senar plastik warna oranye yang terikat dengan simpul atas mati dan simpul bawah. Sulip langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Agus Untoro, pegawai PHI Kecamatan Penawangan.
Agus Untoro selanjutnya melaporkan ke Polsek Penawangan. Polisi pun datang untuk melakukan pemeriksaan. Kapolsek Penawangan AKP Dedy Setyanto yang dikonfimasi mengatakan, dua tali senar tersebut diduga dipergunakan untuk melakukan gantung diri.
“Setelah sampai di TKP dan kita lakukan pengecekan, benar ternyata terdapat kerangka manusia yang berada di bawah kusen pintu kamar dan terdapat tali senar plastik warna oranye yang terikat di kusen pintu dengan simpul atas mati dan simpul bawah yang diduga dipergunakan korban untuk gantung diri,” jelas Kapolsek Penawangan, AKP Dedy Setyanto.
Menurut Kapolsek AKP Dedy Setyanto, tim medis RSUD dr Soedjati Purwodadi menerangakan hasil pemeriksaan awal pada kerangka manusia tersebut. Dari hasil pemeriksaan, korban berjenis kelamin laki-laki, dengan usia perkiraan antara 30 – 40 tahun dan meninggal dunia kurang lebih sekitar dua bulan lalu.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban,” jelas AKP Dedy Setyanto.
Baca Juga: Diduga Gegara Cintanya Diputus karena Ketahuan Sudah Beristri, Pria di Kalideres Gantung Diri
Sementara ciri-ciri kerangka manusia yang ditemukan dalam bangunan kosong UPK Penawangan ini yaitu menggunakan celana pensil dengan bahan jeans warna gelap, kaos oblong warna merah bata, dan ditemukan sisa bungkus rokok serta korek api.
Kemudian, petugas Tim Inafis menemukan tali senar plastik warna oranye yang diduga dipergunakan korban untuk gantung diri karena ditemukan adanya sisa rambut yang menempel pada simpul hidup.
Di sekitar penemuan kerangka tersebut, petugas juga menemukan barang bukti lain berupa tas ransel, alas tidur yang terbuat dari banner bekas warung nasi pecel, sarung warna biru dan abu-abu, serta sandal jepit.
Petugas juga meminta keterangan para saksi yang berada di sekitar bangunan UPK Penawangan, antara lain pedagang angkringan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut keterangan Budi, pedagang angkringan tersebut, dirinya terakhir melihat seorang seperti gelandangan yang keluar masuk pada area bangunan tersebut sekitar dua sampai tiga bulan lalu.
Hal itu diperkuat dengan keterangan Kusprianto, yang merupakan pemilik warkop di sebelah bangunan tersebut, juga melihat gelandangan dengan ciri menggunakan kemeja kotak-kotak warna hitam dan topi hitam serta celana pensil warna gelap.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng