SuaraJawaTengah.id - Pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre membongkar borok timnya usai ditahan imbang 1-1 RANS Nusantara FC.
Tim Laskar Mahesa Jenar harus puas berbagi skor 1-1 saat menjamu RANS Nusantara FC dalam laga perdana Liga 1 2022/2023 di Stadion jatidiri, Sabtu (23/7/2022).
Tuan rumah sempat mencetak skor lewat penalti Taisei Marukawa menit ke-75. Namun gol Makan Konate lima menit jelang bubaran membuyarkan kemenangan anak-anak Semarang.
Sepanjang paruh pertama, tuan rumah yang didukung puluhan ribu pendukung tampil lebih mendominasi dengan menciptakan berbagai peluang.
Sayang, deretan kesempatan yang diciptakan anak-anak Semarang masih gagal menembus gawang tim tamu yang dijaga Hilman Syah.
"Salah satu pertandingan yang sangat sulit dan berat, sempat kehilangan fokus. Pemain belum bisa menguasai dan panik," katanya usai pertandingan.
Dari pertandingan tersebut, PSIS harus berbagi poin dengan Rans Nusantara FC. Sergio, meminta hasil pertandingan tidak perlu dibesar-besarkan, dan lebih memilih untuk menyiapkan laga berikutnya.
"Tentunya hasil sore ini kecewa karena tidak dapat tiga poin. Pemain juga melakukan beberapa kesalahan. Tapi tidak perlu dibesar-besarkan," ujarnya.
Menurutnya pemain baru beradaptasi dengan situasi kompetisi Liga 1 2022/2023. Ia masih optimis permainan PSIS akan membaik di laga berikutnya.
Baca Juga: Tak Hanya Gagal Menang, PSIS Semarang Juga Dihantui Kasus Peredaran Tiket Palsu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya