SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang menelan kekalahan saat bertamu ke markas Arema FC dalam lanjutan pekan kedua BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (30/7/2022).
Sempat unggul lebih dulu lewat sepakan Taisei Marukawa, tim Laskar Mahesa Jenar justru tercomeback melalui Ilham Udin Armaiyn dan Sergio Silva saat laga tinggal menyisakan bubaran.
Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre merasa tidak pantas pulang dengan tangan hampa. Sebab menurutnya pemain telah tampil sangat baik sepanjang 90 menit. Namun dua gol dari situasi bola mati membuyarkan semuanya.
"Saya tidak setuju kalau kami dibilang kehilangan konsentrasi. Secara keseluruhan, para pemain mampu bertahan dengan baik dan melakukan serangan balik juga dengan baik," kata pelatih asal Brasil.
"Kami kebobolan lewat dua mekanisme set piece. Memang dua set piece itu yang akhirnya membunuh kami," sambungnya.
Oleh sebab itu, dia menilai PSIS tidak perlu terlalu kecewa dengan hasil tersebut. Penampilan pemain di lapangan jadi modal untuk bisa bermain lebih baik pada pertandingan selanjutnya.
"Kami kalah dalam sebuah laga yang sangat sulit. Tapi saya yakin tim ini akan terus meningkat. Apalagi jumlah pertandingan di liga masih cukup banyak," tandasnya.
Kekalahan dari Arema FC tersebut membuat posisi PSIS melorot cukup jauh di papan klasemen sementara. Koleksi satu poin dari dua laga menyebabkan Jonathan Cantillana nangkring di peringkat ke-13.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal