SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Semarang menyebut sebanyak 47.551 warga kelompok penerima manfaat (KPM) menerima manfaat bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Heru Soekendar mengungkapkan, penyaluran BLT telah dilakukan sejak awal September kemarin.
"Bantuan sudah disalurkan ke KPM warga Kota Semarang, sejak awal bulan ini," ungkap Heru, Selasa (6/9/2022).
Ia menjelaskan, Bansos yang telah disalurkan pada warga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sebagai antisipasi dampak dari kenaikan harga BBM.
Lanjut Heru, pendistribusian BLT dilakukan melalui kantor pos secara bertahap setiap harinya.
"Kami salurkan lewat kantor pos terdekat," jelasnya.
Heru menerangkan, Setiap KPM akan menerima total Rp600.000 yang akan dibagikan bertahap. Setiap bulannya setiap KPM akan menerima Rp150.000.
"Jadi tidak langsung semua, tapi bertahap," katanya
Ia mengklaim, selama pendataan warga hingga penyaluran blt sampai saat ini belum menemukan sejumlah kendala.
Baca Juga: Cek Segera Nama Anda Disini, Dapat Bansos BLT BBM Atau Tidak?
"Terkait pendataan sudah clear ya tidak ada kendala," imbuh Heru.
Dari informasi yang dihimpun suarajawatengah.id pada Jumat (2/9) lalu jumlah KPM penerima BLT BBM hanya 30.270 warga. Jumlah penerima bertambah menjadi 47.551 warga KPM pada Senin (5/9) kemarin.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal