SuaraJawaTengah.id - Meski pemilu 2024 diselenggarakan dua tahun lagi. Suasana pesta demokrasi akbar itu sudah mulai terasa.
Hal itu dibuktikan dengan beberapa partai politik yang sudah berkoaliasi untuk mempersiapkan tahun politik di 2024 nanti.
Dipastikan pemilu 2024 nanti diprediksi lebih panas. Karena banyak tokoh politik yang tertarik menjadi suksesor Presiden Jokowi.
Namun, menurut Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik Refly Harun secara terang-terangan menyebut ada dua tokoh politik yang bakal dijegal agar tidak ikut nyapres.
Salah satu tokoh yang bakal dijegal nyaprea 2024 yakni Gubernur DKI Jakarta. Apalagi aosok Anies Baswedan saat ini sedang berusan dengan KPK.
"Kok nggak berhenti-berhenti ya walaupun Formula E udah sukses. Tapi sepertinya diincar terus. Apakah akan dijadikan tersangka menjelang pilpres agar tidak bisa menjadi calon atau dijatuhkan oleh partai politik," kata Refly Harun dikutip akun TikTok @relawananies dikutip pada Sabtu (10/9/2022).
Selain Anies Baswedan, Refly Harun juga membocorkan sosok lain yang bakal dijegal nyapres 2024 yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Tapi bisik-bisik tetangganya yang ditersangkannya Anies, Ganjar. Tapi wallahuallam, karena merekalah yang berpotensial memenangkan petarungan," paparnya.
Meski demikian, Refly Harun berharap pada elite politik untuk memberikan kesempatan ke semua anak bangsa untuk menjadi presiden di tahun 2024.
"Mudah-mudahan tidak karena bagaimana pun politik harus fair, kalau tidak fair gimana lagi kita mempercayainya," tandasnya.
Pernyataan Refly Harun itu sontak saja mematik perhatian warganet. Banyak dari mereka menuliskan beragam komentar.
"Besar biaya mandalika daripada formula E. Hallo KPK coba diperiksa dong mandalika," kata akun @fetter**.
"Kita pilih yang ditersangkakan," ungkap akun @goes**.
"Bila begitu saya yakin ada kejadian pembaikotan terhadap pemilu," sahut akun @jeff**.
"Tak akan terjadi rakyat akan melawan," timpal akun @ys8**.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional