SuaraJawaTengah.id - Pendukung Ganjar Pranowo, Jaringan Desa untuk Ganjar, menyatakan bahwa mereka akan mempromosikan gubernur Jawa Tengah itu untuk mendapatkan tiket maju ke pemilihan presiden 2024.
Mereka berkumpul di kawasan wisata Waduk Pedang, Kepoh Kidul, dan mendeklarasikan dukungan politik.
Dalam keterangan tertulis, Ketua Des Ganjar Kabupaten Bojonegoro Samudi mengklaim Ganjar warga desa di Bojonegoro menginginkan Ganjar menjadi presiden.
Dia menyebut politikus PDI Perjuangan itu sebagai pemimpin yang paham dengan kemauan desa.
Ganjar dinilai bisa memajukan pembangunan desa di Jawa Tengah. Warga Bojonegoro disebut Samudi menginginkan kesuksesan dalam pembangunan desa dapat dikembangkan dalam skala nasional.
“Hal ini hanya bisa terealisasi kalau Ganjar menjadi presiden,” kata Samudi dalam laporan Beritajatim.
Samudi mengklaim animo masyarakat mendukung Ganjar menjadi presiden besar.
Deklarasi di kawasan wisata Waduk Pedang yang dihadiri ratusan warga dinilai menjadi indikatornya.
Berbagai pujian disampaikan Samudi untuk Ganjar. Misalnya, Ganjar yang disebutnya bukan tipikal pemimpin yang gemar pencitraan.
Ganjar dia sebut sebagai pemimpin berpengalaman dalam mengkonkretkan program untuk masyarakat desa dan hal ini terlihat sejak Ganjar menggolkan Undang-undang Desa ketika masih menjadi anggota DPR.
“Saya sudah beberapa kali bertemu beliau, orangnya begitu halus, tapi tegas, familiar dan sangat santun. Ada yang menarik dari Pak Ganjar, beliau bukan tokoh yang suka pencitraan, beliau apa adanya,” kata Samudi.
Dia juga menyebut Ganjar seorang pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap pengembangkan potensi desa, salah satunya melalui program bantuan pembangunan desa wisata dan skema padat karya produktif.
Pada 2020, Ganjar melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan dana Rp18,5 miliar untuk 100 desa dari APBD. Setahun setelahnya, jumlah yang dianggarkan bertambah menjadi Rp32 miliar untuk 260 desa.
Tahun 2022, besaran bantuan terbagi menjadi tiga kelompok, yakni Rp1 miliar untuk desa wisata maju, Rp500 juta untuk desa berkembang, dan Rp100 juta untuk desa wisata rintisan. Anggaran tersebut diproyeksikan membantu pengembangan di 131 desa wisata di Jawa Tengah.
Samudi dalam keterangan tertulis menyebut Ganjar juga memberikan stimulus padat karya sebesar Rp1,189 triliun untuk 7.809 desa guna menggairahkan perekonomian di pelosok desa pada 2020.
Berita Terkait
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin