SuaraJawaTengah.id - Pembunuhan sadis yang diduga dilakukan seorang suami terhadap istri terjadi di Kabupaten Pemalang, Rabu (21/9/2022).
Informasi yang diperoleh Suara.com menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Desa Tanah Baya, Kecamatan Randudongkal. Korban diketahui bernama Dwi Aprilia Ningsih.
Dari foto yang beredar di media sosial, korban yang masih berusia 22 tahun terlihat tewas dengan kondisi penuh darah di atas kasur di sebuah kamar. Cecerah darah juga memenuhi kasur.
Kapolsek Randudongkal Iptu Trino saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun dia belum dapat menyampaikan keterangan lengkap.
"Saat ini kami masih olah TKP. Nanti saya sampaikan setelah olah TKP selesai," ujarnya, Rabu (21/9/2022).
Sementara itu, pelaku menurut informasi sudah ditangkap dan dibawa ke Polsek Randudongkal. Adapun jenazah korban dibawa ke RS Mardhotillah, Randudongkal, Pemalang.
Rumah yang menjadi lokasi kejadian sendiri terlihat dikerumuni oleh warga dan dijaga polisi dan anggota TNI. Garis polisi tampak terpasang di pagar rumah.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin