SuaraJawaTengah.id - Sebagai upaya tanggap bencana di lingkungan sekolah, Pertamina menginisiasi pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kota Semarang.
Hal itu dijalankan dengan berinsergi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Semarang dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 17-20 Oktober di MTs Negeri 1 Semarang dan pada 24-27 Oktober di SMA Negeri 10 Semarang.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan program CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Pertamina di sekitar unit operasi, dalam hal ini Intergrated Terminal Semarang.
Menurut Brasto, bencana yang terjadi tanpa terduga kerap memberikan dampak terhadap kelangsungan kehidupan, tanpa terkecuali aspek pendidikan di lingkungan sekolah yang mungkin terhenti akibat bencana.
"Satuan Pendidikan Aman Bencana merupakan sebuah program jaminan perlindungan yang diarahkan bagi dunia pendidikan dengan membangun budaya siaga dan aman di sekolah, yang diharapkan dapat terwujudnya ketangguhan, ketahanan dunia pendidikan dan warga sekolah dalam menghadapi bencana," jelasnya dari keterangan tertulis pada Senin (31/10/2022).
Brasto menambahkan, satuan pendidikan diharapkan menjadi salah satu sasaran untuk menjadi media tular informasi, pengetahuan, ketrampilan dalam menghadapi bencana hingga pembentukan karakter generasi melek bencana serta terbangunya mitigasi bencana.
"Dengan demikian dapat meminimalisir risiko dampak bencana yang mungkin terjadi kepada dunia Pendidikan dengan melibatkan peran guru, siswa, hingga orang tua siswa yang tergabung dalam komite di sekolah," pungkasnya.
Setidaknya, ada 100 orang yang berasal dari guru, siswa, komite, orang tua siswa, perangkat kelurahan setempat, dan Puskesmas setempat mengikuti pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana yang diselenggarakan di MTs Negeri 1 Semarang dan SMA Negeri 10 Semarang.
"Adapun kedua sekolah tersebut dipilih sebagai lokasi program karena masih minimnya bentuk mitigasi bencana yang tersedia, seperti belum adanya jalur evakuasi dan titik kumpul bencana di sekolah," imbuh Brasto.
Lebih jauh, Brasto menerangkan Satuan Pendidikan Aman Bencana akan dituangkan ke dalam dokumen formal di sekolah, seperti Bahaya Kerentanan Resiko dan Kapasitas, Kajian Bahaya Kerentanan Resiko dan Kapasitas, Dokumen Rencana aksi Pengurangan resiko, Rencana Penanggulangan Bencana dan Tim Siaga Bencana Sekolah, SOP Ketanggapdaruratan, dan Rekomendasi Menuju SPAB
Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Komitmen Pertamina Terhadap ESG dan SDGs
Brasto menjelaskan program Satuan Pendidikan Aman Bencana merupakan wujud dari penerapan komitmen ESG (Environment, Social, Governance) sebagai entitas usaha.
"Selain itu program ini juga ikut berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada poin 4 (Pendidikan Berkualitas)," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya