SuaraJawaTengah.id - Merawat kulit menjadi tren setiap orang saat ini. Namun demikian ternyata terdapat mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat.
Dokter kecantikan, dr. Abelina D Fitria, Dpl. AAAM, MARS mengupas sejumlah mitos dan fakta yang beredar soal kecantikan di media sosial. Ada yang benar, namun ada juga yang harus diluruskan.
Mitos pertama adalah kulit berminyak tidak perlu pakai pelembap.
Menurut dr. Abelina, pernyataan ini keliru karena pelembap berfungsi menghidrasi kulit. Proses hidrasi berkaitan dengan kadar air di kulit wajah, bukan kadar minyak.
"Kesalahpahaman yang sering terjadi adalah pelembap sebagai skincare akan menyebabkan kadar minyak di wajah semakin bertambah. Faktanya, justru kadar minyak malah akan meningkat ketika wajah tidak terhidrasi dengan baik," kata dr. Abelina dikutip dari ANTARA pada Selasa (8/11/2022).
Lebih lanjut, adalah memakai tabir surya (sunscreen) bahkan saat di dalam ruangan. Menurut dr. Abelina, sinar matahari mengandung gelombang radiasi UVA dan UVB yang dapat menembus jendela, maka sunscreen penting digunakan meski beraktivitas di dalam rumah.
"Untuk menangkal sinar UVA dan UVB, pakai sunscreen berformula multi-spectrum atau broad-spectrum. Kulit orang Indonesia cukup memilih sunscreen dengan SPF 30-50 PA++++," ujarnya.
Mitos selanjutnya adalah pasta gigi dapat mengobati jerawat. Pernyataan ini tidak tepat karena kandungan di pasta gigi justru bisa menyebabkan iritasi di wajah.
"Kenali dulu jenis jerawat sebelum melakukan perawatan. Pertama, beruntusan, disebabkan faktor lingkungan dan makanan. Selain itu ada cystic acne yang bersifat genetik," ujar dr. Abelina.
Baca Juga: Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan
"Atasi jerawat beruntusan dengan memakai makeup dan skincare sesuai jenis kulit. Kebersihan lingkungan sekitar juga perlu diperhatikan. Untuk memulihkan cystic acne, konsultasi dahulu dengan dokter agar mendapatkan skincare yang tepat. Hindari juga konsumsi makanan dan minuman olahan serta yang memiliki kadar gula tinggi seperti manisan dan soda," imbuhnya.
Dokter juga mengatakan, skincare yang mengandung parfum atau pewangi tidak dianjurkan. Selain parfum, skincare yang mengandung essential oil juga tidak dianjurkan karena kedua bahan tersebut berpotensi untuk membuat kulit ‘stres’ sehingga merusak skin barrier.
Selanjutnya, ada mitos yang mengatakan efektivitas skincare ditentukan oleh harga.
"Produk perawatan kulit yang baik adalah yang disesuaikan dengan tipe dan kondisi kulit. Banyak produk lokal perawatan kulit dengan harga terjangkau yang tidak kalah saing dengan produk buatan luar negeri karena terdapat kandungan yang terbukti efektif untuk merawat kulit," kata dr. Abelina.
Di sisi lain, ajang penghargaan Tokopedia Beauty Awards 2022 kembali digelar. Menurut Category Development Senior Lead Tokopedia Sherine Pranata, acara ini ditujukan agar produk lokal kecantikan semakin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.
"Di ajang penghargaan ini, masyarakat bisa melakukan voting untuk merek lokal kecantikan dan perawatan diri favorit di 25 kategori penghargaan lewat halaman khusus di aplikasi Tokopedia hingga 20 November 2022," kata Sherine.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau