SuaraJawaTengah.id - Perseteruan Manajer Manchester United Erik ten Hag dan Cristiano Ronaldo bakal tambah memanas. Sang pelatih dikabarkan marah besar kepada sang pemain mega bintang itu.
Erik ten Hag menyatakan kepada manajemen klub bahwa dia tak mau mengorbankan kekompakan tim hanya demi mengakomodasi Cristiano Ronaldo.
Tak itu saja, ia menyatakan akan melepas pemain timnas Portugal itu sekalipun pada jendela transfer Januari nanti United tak mendapatkan pengganti Ronaldo.
Menurut sejumlah sumber kepada ESPN, pelatih asal Belanda itu marah besar kepada Ronaldo setelah kapten timnas Portugal itu mengaku tidak menghormati ten Hag karena merasa dia juga tidak dihormati oleh ten Hag.
Dalam wawancara dengan Piers Morgan itu, Ronaldo juga menuduh keluarga Glazer yang memiliki United, tak mempedulikan klub Setan Merah itu karena mereka disebutnya hanya menjadikan United sebagai agensi pemasaran untuk bisnis keluarga Glazer.
Sumber-sumber ESPN menyebutkan ten Hag tadinya masih mengharapkan Ronaldo tetap bersama MU setidaknya sampai musim ini selesai ketika United berusaha berbicara banyak dalam empat kompetisi, yakni Liga Inggris, perburuan tempat Liga Champions, Piala FA dan Piala Liga.
Tetapi wawancara Ronaldo dengan Piers Morgan yang menghebohkan itu membuat ten Hag menarik ludahnya sendiri.
Dia kini telah menegaskan kepada manajemen MU bahwa dia tidak akan lagi memainkan Ronaldo.
Ten Hag disebut-sebut menggelar pertemuan dengan pemilik klub, Joel Glazer, kepala eksekutif Richard Arnold dan direktur sepak bola John Murtough tak lama setelah isi wawancara Ronaldo dan Piers Morgan dipublikasikan.
Ten Hag merasa Ronaldo sudah terlalu jauh mengkritik klubnya dan pengakuan bahwa dia tidak menaruh hormat kepada pelatih United itu.
United kini sedang mencari masukan hukum untuk mengatasi situasi kontrak Ronaldo yang berpenghasilan 500 ribu pound (Rp9,2 miliar) per pekan. Ada kesepahaman di Old Trafford bahwa klub ini sudah hampir mustahil memasukkan lagi pemain berusia 37 tahun itu setelah Piala Dunia 2022 selesai.
Tidak hanya ten Hag yang marah besar, sejumlah pemain senior juga disebut-sebut murka sebagian karena unek-unek Ronaldo itu disampaikan hanya beberapa jam setelah pemain remaja Alejandro Garnacho mencetak gol penentu kemenangan melawan Fulham dalam detik-detik terakhir.
Ten Hag sendiri sudah dua kali mendisiplinkan Ronaldo. Pertama ketika Juli lalu saat meninggalkan lapangan lebih awal saat laga persahabatan melawan Rayo Vallecano. Kedua dikenai sanksi Oktober silam karena tak mau diturunkan sebagai pemain cadangan sampai kemudian dia tak masuk skuad saat MU bermain seri 1-1 melawan Chelsea. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya