SuaraJawaTengah.id - Gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Garut, Jawa Barat dengan kekuatan Magnitudo 6,4 SR berdasarkan data yang dirilis BMKG terasa hingga wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap.
Gempa tersebut dirasakan warga sekitar pukul 16.50 WIB. Namun kekuatan yang diakui warga Kabupaten Banyumas dan Cilacap sedikit berbeda.
Dian Aprilia (34) warga Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas mengaku merasakan gempa saat ia sedang tiduran di kamarnya.
"Saya lagi mainan ponsel sambil rebahan terus terasa kaya digoyang kasurnya," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (3/12/2022).
Begitu merasakan getaran tersebut, ia langsung memeriksa benda yang menggantung di rumahnya untuk memastikan gempa yang terjadi.
"Langsung cek lampu gantung. Eh ternyata benar lampu gantungnya pada goyang. Tapi terasa cuma sebentar saja. Tidak begitu kuat," terangnya.
Peristiwa tersebut juga dirasakan, Anawiyah (46), warga Desa Mujur, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Ia mengaku gempa yang dirasakan cukup kuat sehingga sempat merasa panik.
"Gempanya kerasa cukup besar. Kaca terasa getar dan saya langsung lari keluar sambil gendong anak karena takut bangunannya roboh," jelasnya.
Awalnya ia masih ragu dengan kejadian tersebut. Ia mengira goyangan yang terjadi karena penyakit. Namun begitu menyadari gempa bumi, langsung menyelamatkan diri keluar rumah.
Baca Juga: Garut Diguncang Gempa Tadi Sore, Ini Penjelasan BMKG
"Saya kira itu awalnya 'gleyer'. Tapi ketika lihat lampu kok goyang-goyang jadi langsung menyelamatkan diri," ujarnya.
Meski begitu, banyak juga warga dari dua kabupaten tersebut yang tidak merasakan gempa bumi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa yang timbul akibat gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Garut.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin