SuaraJawaTengah.id - Nasib siswi SMA di Wonosobo sungguh malang. Pamit berangkat sekolah, malah berujung digilir 4 pelaku cabul.
Kejadian berawal ketika korban hendak sekolah. Namun ia terlambat sehingga memutuskan bolos dan pergi ke alun alun Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (14/11/2022).
“Kurang lebih pukul 07.00 WIB korban keluar dari rumah berpamitan akan bersekolah, namun karena terlambat sehingga korban tidak berangkat sekolah dan pergi ke alun-alun Sapuran,”kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Achmad Sugeng, Senin (5/12/2022).
Sesampainya di alun-alun, korban bertemu dengan Pelaku 1 berinisial W yang sudah dikenalnya kurang lebih 3 bulan lalu. Kemudian korban diajak kerumah Pelaku W.
Setibanya di rumah pelaku W, korban di rayu dan langsung diajak masuk ke dalam kamar serta dilakukan persetubuhan atau perbuatan cabul.
Kurang lebih pukul 13.00 WIB datang pelaku 3 bernisial I dan pelaku 4 berinisial AF.
Tak selang lama kemudian, ketiga pelaku dan korban pergi ke rumah AF yang berlokasi tidak jauh dari rumah W.
Di rumah tersebut, datang pelaku 2 yang berinisial MZF. Tak selang lama kemudian korban dipaksa untuk dilakukan persetubuhan atau perbuatan cabul oleh MZF.
“Pelaku memaksa korban dengan cara tangan korban ditarik paksa masuk ke dalam kamar,”terangnya.
Baca Juga: Dicegat saat Sekolah, Siswi SD di Jatinegara Nangis Kejer Dilecehkan Pria Berkaus Merah
Sekitar pukul 17.00 WIB, W kembali ke rumah AF dan keempat pelaku tersebut merencanakan membeli minuman beralkohol.
Setelah membelinya, semua pelaku meminumnya hingga mabuk. Tak hanya itu, usai diperkosa, korban disuruh untuk ikut mengonsumsi minuman beralkohol tersebut.
Kemudian saat korban dalam keadaan tertidur, pelaku 3 alias I langsung meruda paksa korban. Karena kondisi korban yang lemas dan pusing efek dari mengonsumi minuman keras, korban tidak dapat melawan.
Keesokan harinya, saat korban masih dalam keadaan tidur, tiba-tiba Pelaku AF kembali memperkosa korban.
“Pelaku mengatakan, apabila korban nurut maka akan diantarkan pulang. Sehingga korban mau menuruti keinginan pelaku tersebut,”imbuhnya.
Saat korban kembali ke rumah, ia menceritakan kejadian yang dialaminya. Mendengar hal itu, keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Kini, pelaku dan sejumlah barang bukti beruapa pakaian korban sudah diamankan di Polres Wonosobo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Heboh Siswi di Cakung Jaktim Ngaku Dilecehkan saat Dibonceng Abang Ojol, Pulang-pulang Ngadu ke Ortu
-
Kelewatan! Guru Ngaji Cabuli Santri Sampai Berdarah Di Batang, Kelakuan Bejat RM Dibongkar Polisi
-
Isi Surat Cinta Anak SD Vulgar yang Viral di TikTok dan Twitter No Sensor Banyak Dicari: Duh Isinya Ngeri Banget
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang